kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Jaksa Filipina Cabut Tiga Dakwaan Pemakzulan terhadap Wapres Sara Duterte


Selasa, 13 Oktober 2026 / 16:00 WIB
Jaksa Filipina Cabut Tiga Dakwaan Pemakzulan terhadap Wapres Sara Duterte
ILUSTRASI. Senat Filipina mencabut tiga dakwaan terhadap Sara Duterte. Namun, satu dakwaan tersisa dapat memengaruhi peluangnya maju Pilpres 2028. (via REUTERS/JAM STA ROSA)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – MANILA. Senat Filipina yang bertindak sebagai pengadilan pemakzulan menyetujui penarikan sebagian besar dakwaan terhadap Wakil Presiden Sara Duterte pada Selasa (13/10/2026). Keputusan ini diambil di tengah proses persidangan yang dapat memengaruhi peluang Duterte untuk mencalonkan diri sebagai presiden Filipina pada 2028.

Jaksa sebelumnya telah menyampaikan bukti-bukti terhadap Duterte sejak Juli 2026. Ia menghadapi sejumlah tuduhan, mulai dari pengkhianatan terhadap kepercayaan publik, kepemilikan kekayaan yang tidak dapat dijelaskan, pelanggaran konstitusi, hingga korupsi, penyuapan, dan tindak pidana berat lainnya.

Jaksa utama Gerville Luistro mengatakan kepada pengadilan pada Selasa bahwa pihaknya meminta penarikan tiga dari empat dakwaan yang sebelumnya diajukan. Dengan demikian, dugaan kepemilikan kekayaan yang tidak dapat dijelaskan menjadi satu-satunya perkara yang tersisa untuk diputuskan oleh para senator.

Luistro menyatakan bukti yang telah disampaikan oleh jaksa sebenarnya sudah “substansial dan meyakinkan” untuk memberhentikan Duterte dari jabatannya.

Baca Juga: Dolar AS Melemah dari Level Tertinggi 18 Bulan, Pasar Cermati Arah The Fed

Tiga dakwaan yang ditarik mencakup dugaan penyalahgunaan dana rahasia, penyuapan, serta ancaman terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr., ibu negara, dan mantan ketua DPR Filipina.

Menurut Luistro, pemusatan persidangan pada satu dakwaan akan mempersempit secara signifikan persoalan yang harus diputuskan oleh pengadilan. Langkah tersebut, kata dia, juga memberikan manfaat praktis bagi Senat, pihak yang didakwa, dan masyarakat.

Kantor Sara Duterte belum segera memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait perkembangan tersebut.

Pengacara Sara Duterte Nilai Penarikan Dakwaan Tidak Adil

Di sisi lain, pengacara Duterte menilai penarikan sebagian besar dakwaan tersebut tidak adil. Pihak pembela beralasan, keputusan itu membuat mereka kehilangan kesempatan untuk menyampaikan pembelaan terhadap tuduhan-tuduhan yang telah dicabut.

Baca Juga: Kospi Anjlok 5,5% Selasa (13/10), Kekhawatiran Chip AI China Guncang Bursa Asia

Sebelumnya, pengadilan pemakzulan telah memutuskan bahwa hanya senator yang dapat berpartisipasi dalam persidangan yang akan diperhitungkan dalam pemungutan suara untuk menentukan bersalah atau tidaknya Duterte.

Putusan tersebut dinilai mempermudah pencapaian ambang batas suara dua pertiga yang diperlukan untuk menjatuhkan vonis bersalah.

Jika dinyatakan bersalah dalam proses pemakzulan, Duterte berpotensi didiskualifikasi dari pencalonan untuk jabatan publik. Konsekuensi tersebut dapat menghalangi langkah politiknya untuk mengikuti pemilihan presiden Filipina pada 2028.




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×