kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.152   -50,00   -0,27%
  • IDX 5.112   -170,65   -3,23%
  • KOMPAS100 660   -26,16   -3,81%
  • LQ45 519   -20,59   -3,82%
  • ISSI 171   -5,37   -3,04%
  • IDX30 292   -11,38   -3,76%
  • IDXHIDIV20 392   -13,50   -3,33%
  • IDX80 76   -2,98   -3,77%
  • IDXV30 109   -3,34   -2,99%
  • IDXQ30 98   -3,45   -3,39%

Jelang Keputusan Bunga Bank of Japan, Pasar Obligasi Jepang Bergerak Stabil


Kamis, 29 Oktober 2026 / 13:41 WIB
Jelang Keputusan Bunga Bank of Japan, Pasar Obligasi Jepang Bergerak Stabil
ILUSTRASI. Obligasi pemerintah Jepang (JGB) terpantau stabil pada Kamis (29/10/2026), sehari sebelum keputusan kebijakan moneter Bank of Japan (BOJ).  (REUTERS/Issei Kato)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Obligasi pemerintah Jepang (JGB) terpantau stabil pada Kamis (29/10/2026), sehari sebelum keputusan kebijakan moneter Bank of Japan (BOJ). Permintaan yang kuat dalam lelang surat utang tenor 2 tahun memberikan dukungan bagi pasar.

Pasar juga mendapat sentimen positif dari penguatan obligasi pemerintah AS (US Treasury) setelah Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga dan tidak memberikan banyak sinyal mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan Desember.

"Pasar tampaknya menilai langkah tersebut tidak terlalu hawkish (cenderung menaikkan suku bunga) dibandingkan ekspektasi," ujar Yuhi Kawano, analis pasar di Mizuho Securities seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Bursa Asia Tergelincir Pendapatan Alphabet yang Meleset di Pagi Ini (29/10)

Kawano bilang, dalam kondisi seperti ini, dapat dipahami mengapa urgensi bagi Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga secara agresif tergolong rendah, yang seharusnya menjadi sentimen positif bagi pasar obligasi Jepang.

Imbal hasil (yield) JGB tenor 2 tahun—yang menjadi acuan—turun setengah basis poin menjadi 1,895%, berbalik dari kenaikan tipis sebelumnya pasca-hasil lelang. Imbal hasil akan turun ketika harga obligasi naik.

Indikator permintaan yang disebut bid-to-cover ratio (rasio penawaran terhadap jumlah yang diterbitkan) naik menjadi 4,03 pada lelang tenor 2 tahun, dibandingkan 3,89 pada lelang bulan lalu.

Imbal hasil JGB tenor 10 tahun naik 0,5 basis poin menjadi 2,83%, sementara imbal hasil tenor 5 tahun stabil di angka 2,265%.

Imbal hasil tenor 30 tahun naik setengah basis poin menjadi 3,88%; untuk JGB tenor 20 tahun, belum ada transaksi yang tercatat hingga pukul 05.14 GMT.

Berdasarkan jajak pendapat Reuters terhadap sejumlah ekonom, BOJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada hari Jumat, namun kemungkinan akan menaikkannya sebesar seperempat poin persentase pada bulan Desember.

Baca Juga: Harga Minyak Jatuh, Harapan Perdamaian Meredam Kekhawatiran Konflik Timur Tengah




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×