kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jepang: Saatnya menekan Korut, bukan dengan dialog


Senin, 07 Agustus 2017 / 15:32 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Juru Bicara Menteri Luar Negeri Jepang pada Minggu (6/8) kemarin menyetujui pemberian sanksi yang lebih keras kepada Korea Utara oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sanksi tersebut berkaitan dengan ujicoba rudal Korut.

Selain itu, pemerintah Jepang juga menegaskan, ini saatnya untuk memberikan "tekanan yang lebih efektif" atas Pyongyang dibanding dengan upaya dialog.

"Ini bukan lagi saatnya untuk dialog, namun meningkatkan tekanan yang lebih efektif kepada Korut sehingga mereka akan mengambil langkah kongkret atas de-nukrilisasi," demikian penjelasan juru bicara Kemenlu Jepang Toshihide Ando di Manila.

Ando juga menegaskan, Jepang sangat khawatir dengan sangat prihatin dengan langkah China yang menempatkan sepasukan tentara di  "pos terdepan dalam skala besar" di Laut Cina Selatan.

Menteri Luar Negeri China sebelumnya menekankan, selain dialog, penerapan sanksi juga dibutuhkan dalam menghadapi Korut.




TERBARU

[X]
×