kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Kapal Pesiar Keliling Dunia Villa Vie Odyssey Tinggalkan Kamboja Tanpa Penumpang


Rabu, 04 November 2026 / 15:37 WIB
Kapal Pesiar Keliling Dunia Villa Vie Odyssey Tinggalkan Kamboja Tanpa Penumpang
ILUSTRASI. Kapal pesiar Villa Vie Odyssey meninggalkan Kamboja tanpa penumpang setelah kenaikan harga bahan bakar akibat perang Iran menghentikan operasionalnya. (KONTAN/Fenie Chintya)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kapal pesiar Villa Vie Odyssey meninggalkan Kamboja pada Rabu (4/11/2026) dini hari tanpa membawa penumpang, setelah lebih dari 200 orang yang telah membayar puluhan ribu dolar untuk tinggal di kapal selama bertahun-tahun diturunkan di pelabuhan Sihanoukville.

Pekan lalu, pemilik kapal, Villa Vie Residences yang berbasis di Florida, Amerika Serikat (AS), menghentikan operasional kapal dan meminta seluruh penumpang turun di kota pelabuhan tersebut.

Keputusan itu diambil karena kenaikan harga bahan bakar akibat perang Iran membuat biaya operasional kapal menjadi terlalu mahal untuk ditanggung.

Kepala Departemen Pariwisata Sihanoukville, Taing Sochitkrishna, mengatakan kapal tersebut berangkat dengan sekitar 50 awak kapal tanpa penumpang.

Menurut dia, sekitar 100 penumpang masih berada di Kamboja, sementara sebagian besar penumpang lainnya telah terbang menuju berbagai destinasi di kawasan tersebut.

Baca Juga: Perluas Kewenangan Investigasi, Singapura Amandemen UU Kabut Asap

Pada Selasa (3/11/2026), para penumpang mengambil barang-barang terakhir mereka dari kapal. Banyak di antara mereka mengaku tidak berharap dapat kembali menaiki kapal tersebut.

“Masih banyak barang di kapal yang sebenarnya ingin saya bawa,” kata Shirine Thomas, warga Wilmington, North Carolina, setelah mengambil sejumlah barang terakhirnya.

Villa Vie Odyssey telah berlayar mengelilingi dunia selama setidaknya 755 hari. Kapal tersebut merupakan salah satu dari sedikit kapal pesiar yang menawarkan kesempatan kepada penumpang untuk menyewa atau membeli tempat tinggal jangka panjang, bahkan permanen, di atas kapal.

Tujuan akhir kapal setelah meninggalkan Kamboja belum dikonfirmasi. Sejumlah penumpang dan situs pelacakan maritim mengindikasikan bahwa kapal tersebut menuju Singapura.

Baca Juga: Indeks Nikkei Ditutup Anjlok 1,4%, Yield Obligasi Jepang Naik Dipicu Pernyataan Trump

Villa Vie Residences belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar yang disampaikan melalui email maupun telepon.

Mary Ann Demsar, pensiunan guru sekolah menengah berusia 67 tahun asal Ontario, Kanada, mengatakan pemilik kapal belum memberikan informasi mengenai kelanjutan perjalanan.

“Kami tidak mendapatkan indikasi yang jelas dari pemilik Villa Vie mengenai apa yang sedang terjadi,” ujar Demsar.

“Mereka sangat diam. Satu-satunya informasi yang kami dapatkan berasal dari pemerintah dan para perwakilan yang luar biasa di Kamboja,” tambahnya.


Video Terkait



TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×