kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45754,18   -2,20   -0.29%
  • EMAS1.007.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kasus virus corona harian di Korea bertambah 26, kasus impor masih mendominasi


Senin, 20 Juli 2020 / 11:25 WIB
Kasus virus corona harian di Korea bertambah 26, kasus impor masih mendominasi
ILUSTRASI. kasus corona di Korea Selatan turun drastis

Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Kasus virus corona harian yang dilaporkan Korea Selatan terus turun. Senin (20/7), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan ada 26 kasus baru dan membuat total kasus Covid-19 di Korea Selatan capai 13.771.

Dengan jumlah tersebut, ini adalah kali pertama kasus virus corona harian di Negeri Ginseng turun di bawah 30 dalam lebih dari tiga minggu terakhir. Hal ini juga menunjukkan tanda potensi perlambatan infeksi virus corona.

Namun, KCDC tetap mewaspadai kasus impor yang masih meningkat dengan tambahan dua digit angka. Sementara itu, jumlah kasus yang ditransmisikan secara lokal pun hanya satu digit untuk pertama kalinya dalam dua bulan setelah tambahan 9 kasus di 19 Mei lalu.

Baca Juga: Ekspor Jepang bulan Juni anjlok 26,2%, pengiriman mobil dan suku cadang masih minim

Dari 26 kasus baru yang dilaporkan, ada 22 kasus impor. Peningkatan tajam pada kasus impor sebagian besar disebabkan oleh pekerja yang kembali dari Irak dan serangkaian infeksi kluster pada kapal berbendera Rusia yang berlabuh di kota Busan.

Negara itu telah berjuang untuk mengekang infeksi semacam itu yang terdeteksi di titik pemeriksaan perbatasan dan meminta kedatangan dari enam negara berisiko tinggi untuk menyerahkan bukti hasil tes virus negatif.

Akumulasi jumlah kasus impor mencapai 2.067, dengan negara-negara Asia, tidak termasuk China, mengambil 39% dari total tersebut. Kedatangan dari Amerika Serikat (AS) menyumbang 34% dan mereka yang berasal dari Tiongkok bertanggung jawab atas 1% dari kasus impor di Korea Selatan. 



TERBARU

[X]
×