kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Kasus virus corona turun tajam, Wuhan tutup satu rumahsakit darurat


Senin, 02 Maret 2020 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Seorang pekerja medis memakai pakaian pelindung menunjukkan gerakan tubuh kepada pasien untuk rehabilitasi di bangsal Rumahsakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat wabah virus corona baru, Provinsi Hubei, China, 24 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Sejalan dengan penurunan jumlah infeksi anyar, Kota Wuhan menutup rumahsakit darurat pertamanya setelah memulangkan 34 pasien yang baru sembuh.

Hingga 28 Februari lalu, Wuhan membangun 16 rumahsakit sementara dalam waktu singkat dan menambah 13.000 tempat tidur, dengan 12.000 orang menjalani perawatan sejauh ini. 

Kota di China Tengah ini merupakan pusat epidemi virus corona baru. Di Wuhan lah, pertama kali virus yang sudah menewaskan lebih dari 2.900 di negeri tembok raksasa tersebut muncul.

Baca Juga: Dua warganya positif corona, Wali Kota Depok: Lebih dari 50 warga terindikasi corona

Melansir Channelnewsasia.com, CCTV, Senin (3/2), melaporkan, Wuhan menutup satu dari 16 rumahsakit daruratnya, pasca mengeluarkan pasien terakhir yang sembuh di rumahsakit itu.

Berita penutupan rumahsakit tersebut bertepatan dengan penurunan tajam dalam kasus-kasus baru virus corona di Provinsi Hubei dengan Ibu Kota Wuhan. Hubei melaporkan kurang dari 200 kasus baru.




TERBARU

[X]
×