kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Kembali bersitegang, China bantah tuduhan hacking oleh Google


Kamis, 02 Juni 2011 / 16:14 WIB
ILUSTRASI. Wall Street


Reporter: Dyah Megasari, Reuters |

BEIJING. Kementerian Luar Negeri China membantah dengan keras segala tuduhan yang dilontarkan bahwa sekelompok peretas yang menyerang ratusan account email di Google berasal dari negeri itu.

"Menyalahkan kejahatan ini pada China sangat tidak bisa diterima," kata juru bicara kementerian, Hong Lei, pada koferensi Kamis (2/6).

Menurutnya, hacking merupakan masalah internasional di mana China juga menjadi korban. "Tuduhan itu sama sekali tidak berdasar dan memiliki motif tersembunyi," tegas dia.

Para pelaku yang tidak diketahui disinyalir oleh Google berasal dari kota Jinan, Provinsi Shadong. Peretas mencoba masuk ke email dengan mencuri password.

Tuduhan ini bukan merupakan hal baru, setahun lalu kasus yang sama juga pernah terjadi. Sudah menjadi rahasia publik bahwa perusahaan mesin pencarian raksasa ini selalu bersitegang dengan Beijing.




TERBARU

[X]
×