kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kesepakatan AIIB diteken hari ini


Senin, 29 Juni 2015 / 11:37 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Hendra Gunawan

BEIJING. Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) makin menunjukkan bentuknya. Hari ini, Senin (29/6), para anggota AIIB bakal menandatangani klausul kesepakatan yang menentukan porsi saham masing-masing anggota dan modal awal bank investasi infrastruktur tersebut.

Malcolm Cook, pengamat senior Institute of Southeast Asian Studies, mengatakan, pendirian AIIB merupakan kemenangan bagi China. "Tapi, banyaknya anggota bank ini berarti manajemen AIIB akan rumit, karena akan ada lebih banyak kepentingan," kata Cook.

Menurut seorang diplomat Barat di Beijing, China tak punya pilihan selain membentuk bank sendiri, setelah gagal dalam upaya mendapat peran lebih besar di institusi finansial seperti Dana Moneter Internasional (IMF).

Negara-negara Asia diprediksi akan memiliki porsi total hingga 75% di AIIB. Dari jumlah ini, tiap-tiap negara Asia bakal mendapat jatah saham sesuai ukuran ekonomi. China diperkirakan akan menjadi pemegang saham terbesar, dengan porsi 25%–30%. India kemungkinan menjadi pemegang saham terbesar kedua dengan berporsi 10%–15%. Sedang Jerman berniat jadi pemegang saham terbesar keempat setelah China, India, dan Rusia dengan porsi 4,1%.




TERBARU

[X]
×