kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Konsumsi Melemah, Penjualan Babi di Pasar Berjangka China Anjlok


Rabu, 07 Desember 2022 / 10:38 WIB
ILUSTRASI. Babi berjangka China jatuh karena konsumsi yang lemah, di tengah pemotongan besar-besaran. REUTERS/Paul Yeung/File Photo


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Kontrak berjangka babi hidup paling aktif di China turun lebih dari 3 persen pada hari Rabu, penurunan terbesar sejak Juli, karena harga spot berada di bawah tekanan dari konsumsi yang lemah dan volume pemotongan yang besar.

Kontrak Januari turun 3,05 persen menjadi 20.315 yuan (US$ 2.908,71) per ton pada pukul 10:15 (0215 GMT).

Harga rata-rata babi nasional adalah 22,43 yuan per kilogram pada hari Selasa, menurut Shanghai JC Intelligence (JCI) Co Ltd, dan telah turun 8 persen sejauh bulan ini.

Pasar memperkirakan penurunan suhu yang tajam bulan ini untuk meningkatkan konsumsi daging, mendukung harga babi, kata Yuan Song, kepala analis di perusahaan perdagangan Juxing Agriculture Group.

Baca Juga: Miliarder yang Menyulap Peternakan Babi Menjadi Pabrik Pembuatan Sepatu

“Namun realita saat ini pertumbuhan konsumsi tidak kuat, dan pasokan lebih banyak karena peningkatan pemotongan,” imbuhnya.

Beijing telah mendesak produsen babi besar untuk meningkatkan volume pemotongan setelah harga naik pada kuartal ketiga.

Produsen babi top China Muyuan Foods Co Ltd mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya diperkirakan akan menyembelih antara 61 juta dan 62 juta babi tahun ini, jauh di atas 56 juta yang telah ditargetkan sebelumnya.

"Pasar tidak lagi mengharapkan kenaikan harga babi sebelum Festival Musim Semi," kata Yuan, mengacu pada liburan Tahun Baru Imlek bulan depan yang biasanya merupakan periode puncak konsumsi daging babi di negara itu.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×