kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.808   51,00   0,29%
  • IDX 6.173   -33,70   -0,54%
  • KOMPAS100 817   -3,68   -0,45%
  • LQ45 626   -5,20   -0,82%
  • ISSI 217   -1,23   -0,57%
  • IDX30 357   -3,22   -0,89%
  • IDXHIDIV20 442   -5,29   -1,18%
  • IDX80 94   -0,53   -0,56%
  • IDXV30 121   -1,94   -1,57%
  • IDXQ30 116   -1,21   -1,04%

Korea Selatan Berencana Luncurkan Kapal Selam Nuklir Pertama pada Pertengahan 2030-an


Selasa, 26 Mei 2026 / 13:55 WIB
Korea Selatan Berencana Luncurkan Kapal Selam Nuklir Pertama pada Pertengahan 2030-an
ILUSTRASI. Bendera Korea Selatan (Carlos Barria/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan akan berupaya meluncurkan kapal selam bertenaga nuklir pertamanya pada pertengahan 2030-an, di bawah program baru yang bertujuan untuk melawan ancaman nuklir dan rudal yang diluncurkan dari kapal selam Korea Utara, kata Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back pada hari Selasa (26/5).

Kapal selam tersebut akan menggunakan bahan bakar uranium rendah dan akan dikembangkan serta dibangun di Korea Selatan, kata Ahn, menjelaskan rencana dasar Korea Selatan untuk mengamankan kapal selam bertenaga nuklir.

Baca Juga: Pyongyang Lepas Rudal Balistik, Ketegangan Semenanjung Korea Memanas

Ahn mengatakan program tersebut akan memanfaatkan industri nuklir, pembuatan kapal, dan pertahanan Korea Selatan, sambil tetap mempertahankan komitmen Seoul untuk tidak memperoleh atau mengembangkan senjata nuklir.

Korea Selatan akan bekerja sama dengan Amerika Serikat selama proses pengamanan bahan bakar uranium yang diperkaya rendah untuk memastikan non-proliferasi dan juga akan bekerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional, kata Ahn.

Rencana tersebut menargetkan peluncuran kapal pertama pada pertengahan tahun 2030-an, kata Ahn.

Penggerak nuklir akan memberi kapal selam baru kemampuan untuk tetap berada di bawah air jauh lebih lama dan memastikan mobilitas yang lebih besar daripada kapal selam Korea Selatan yang ada, kata pemerintah.

Baca Juga: China-Pakistan Perkuat Koridor Ekonomi dan Kembangkan Pelabuhan Gwadar




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×