kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik ke Arah Laut Timur, Meledak di Udara


Rabu, 26 Juni 2024 / 14:55 WIB
ILUSTRASI. Rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-18 diluncurkan Korea Utara di lokasi yang tidak diketahui pada 18 Desember 2023 dalam gambar yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea. KCNA melalui REUTERS


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistiknya ke arah Laut Timur pada hari Rabu (26/6). Rudal tersebut dikabarkan gagal mencapai sasaran dan meledak di udara.

Militer Korea Selatan melaporkan, mereka mendeteksi peluncuran dari dekat Pyongyang sekitar pukul 5:30 pagi.

Pihak Korea Selatan juga memastikan bahwa rudal tersebut tidak menyebabkan kerusakan apa pun pada pesawat atau kapal.

"Korea Utara mungkin telah melakukan uji coba rudal hipersonik yang dilengkapi dengan mesin berbahan bakar padat, namun rudal tersebut meledak saat terbang di atas laut," kata sumber militer Korea Selatan, dikutup Kyodo.

Baca Juga: Rusia Menawarkan Diri Bantu Vietnam Kembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Rudal balistik Korea Utara itu tentu menarik respons pemerintah Jepang. 

Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan, Korea Utara menembakkan setidaknya satu rudal balistik ke arah timur dan diperkirakan telah terbang lebih dari 200 kilometer pada ketinggian maksimum sekitar 100 km.

Menyusul insiden tersebut, pejabat senior Jepang, AS, dan Korea Selatan yang bertanggung jawab atas masalah Korea Utara kompak mengeluarkan kecaman.

Baca Juga: Korsel Beberkan Isi Balon Udara yang Dikirim Korut, Ada Parasit dan DNA Manusia

Korea Utara dilarang menggunakan teknologi rudal balistik apa pun berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, sejak awal tahun ini telah menekan militernya untuk mengembangkan rudal yang menggunakan bahan bakar padat.

Penggunaan bahan bakar padat diyakini dapat mempersingkat waktu yang diperlukan untuk persiapan pra-peluncuran.




TERBARU

[X]
×