kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.668   41,00   0,23%
  • IDX 6.389   -152,71   -2,33%
  • KOMPAS100 844   -14,56   -1,70%
  • LQ45 641   -8,49   -1,31%
  • ISSI 221   -6,27   -2,76%
  • IDX30 356   -5,17   -1,43%
  • IDXHIDIV20 445   -4,40   -0,98%
  • IDX80 96   -1,41   -1,44%
  • IDXV30 124   -1,54   -1,23%
  • IDXQ30 115   -1,19   -1,03%

Korsel kerek pajak rokok


Sabtu, 12 Juli 2014 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. 5 Inspirasi Makeup untuk Rayakan Hari Valentine bersama Pasangan.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Fitri Arifenie

SEOUL. Harga rokok di Korea Selatan bakal naik. Sebab, Pemerintah setempat mempertimbangkan untuk menaikkan cukai tembakau. Dengan demikian, pemerintah memiliki anggaran lebih untuk menutup biaya kesejahteraan.

"Kami mungkin perlu untuk meningkatkan pajak atas rokok demi kesehatan masyarakat," ujar Choi Kyun Hwan, Wakil Perdana Menteri Korea Selatan seperti dikutip The Korea Herald dari halaman Asia News Network, Jumat (11/7).

Sebelumnya, Kementerian Keuangan menolak untuk menaikkan pajak rokok. Sebab, langkah tersebut bisa mendorong terjadinya inflansi dan meningkatkan beban pajak kepada mereka yang berpendapatan rendah. Korea Selatan menaikkan pajak rokoknya terakhir pada 2004.

Saat ini, Korea Selatan merupakan salah satu tempat termurah untuk membeli rokok di dunia. Satu pak rokok dibanderol sekitar US$ 2,5. Harga rokok tertinggi adalah Norwegia dan Irlandia, masing-masing US$ 14,40 dan US$ 11,90 per bungkus.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×