kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Korsel kerek pajak rokok


Sabtu, 12 Juli 2014 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. 5 Inspirasi Makeup untuk Rayakan Hari Valentine bersama Pasangan.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Fitri Arifenie

SEOUL. Harga rokok di Korea Selatan bakal naik. Sebab, Pemerintah setempat mempertimbangkan untuk menaikkan cukai tembakau. Dengan demikian, pemerintah memiliki anggaran lebih untuk menutup biaya kesejahteraan.

"Kami mungkin perlu untuk meningkatkan pajak atas rokok demi kesehatan masyarakat," ujar Choi Kyun Hwan, Wakil Perdana Menteri Korea Selatan seperti dikutip The Korea Herald dari halaman Asia News Network, Jumat (11/7).

Sebelumnya, Kementerian Keuangan menolak untuk menaikkan pajak rokok. Sebab, langkah tersebut bisa mendorong terjadinya inflansi dan meningkatkan beban pajak kepada mereka yang berpendapatan rendah. Korea Selatan menaikkan pajak rokoknya terakhir pada 2004.

Saat ini, Korea Selatan merupakan salah satu tempat termurah untuk membeli rokok di dunia. Satu pak rokok dibanderol sekitar US$ 2,5. Harga rokok tertinggi adalah Norwegia dan Irlandia, masing-masing US$ 14,40 dan US$ 11,90 per bungkus.




TERBARU

[X]
×