Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Bursa saham Korea Selatan mencatatkan kenaikan bulanan terbesar dalam hampir tiga dekade berkat reli industri chip yang didorong oleh booming kecerdasan buatan global.
Jumat (30/1/2026), indeks acuan KOSPI memangkas kenaikan awal pada hari Jumat dan berakhir dengan menguat 3,11 poin atau 0,06% ke 5.224,36. Ini jadi penutupan tertinggi Kospi dalam sejarah.
Indeks Kospi naik 24% pada bulan Januari 2026, menandai kenaikan bulanan terbesar sejak Desember 1998. Pada tahun 2025, Kospi sudah melonjak 76%, terbesar sejak tahun 1999.
Selama sesi perdagangan, KOSPI naik hingga 1,92% mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di 5.321,68.
Baca Juga: China Memberikan Persetujuan Bersyarat kepada DeepSeek untuk Membeli Chip H200 Nvidia
Pada sesi ini, saham produsen chip Samsung Electronics turun 0,12%, setelah sebelumnya naik hingga 3,61%. Sementara saham pesaingnya, SK Hynix menguat 5,57% mencapai rekor penutupan tertinggi.
Kedua produsen chip tersebut masing-masing naik 34% dan 40% di bulan ini.
"Siklus super semikonduktor dan kekurangan pasokan semakin disadari seiring berjalannya musim pendapatan," kata Lee Kyoung-min, analis di Daishin Securities.
Sementara itu, saham perusahaan sekuritas melonjak 2,81% dan grup keuangan naik 0,43% pada hari Jumat, dengan sebagian besar sektor lainnya mengalami penurunan.
Saham Hyundai Motor dan perusahaan otomotif saudaranya, Kia Corp, masing-masing turun 5,30% dan 1,48%. Di lain pihak, produsen baterai LG Energy Solution merosot 4,44%.
Saham Produsen baja POSCO Holdings pun turun 4,53%, dengan perusahaan farmasi Samsung BioLogics melemah 1,75%.
Baca Juga: Trump Ancam Kanada dengan Tarif Pesawat & Pencabutan Sertifikasi, Ini Penyebabnya
Dari total 926 saham yang diperdagangkan, 280 saham naik, sementara 604 saham turun.
Investor asing melakukan penjualan bersih saham senilai 1,97 triliun won di sesi ini.













