kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.804   28,00   0,17%
  • IDX 8.329   96,95   1,18%
  • KOMPAS100 1.162   22,43   1,97%
  • LQ45 832   18,58   2,29%
  • ISSI 299   3,07   1,04%
  • IDX30 431   9,38   2,23%
  • IDXHIDIV20 512   10,99   2,20%
  • IDX80 129   2,64   2,09%
  • IDXV30 139   2,22   1,63%
  • IDXQ30 139   3,63   2,67%

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Pesawat & Pencabutan Sertifikasi, Ini Penyebabnya


Jumat, 30 Januari 2026 / 11:04 WIB
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Pesawat & Pencabutan Sertifikasi, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. Trump mengancam tarif 50% untuk pesawat lain yang dibuat di Kanada, di mana, lebih dari 5.000 pesawat buatan Kanada terdaftar di AS ?


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - MONTREAL. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa AS mencabut sertifikasi jet bisnis Bombardier Global Express dan mengancam tarif impor 50% untuk semua pesawat yang dibuat di Kanada hingga Regulator negara tersebut mensertifikasi sejumlah pesawat yang diproduksi oleh Gulfstream.

"Jika, karena alasan apa pun, situasi ini tidak segera diperbaiki, saya akan mengenakan tarif 50% kepada Kanada untuk semua pesawat yang dijual ke Amerika Serikat," kata Trump tentang proses sertifikasi Gulfstream dalam sebuah unggahan di Truth Social. 

Pernyataannya muncul di tengah ketegangan yang lebih luas antara negara-negara tetangga setelah Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dengan mengutip kebijakan perdagangan AS, pekan lalu mendesak negara-negara untuk "menerima berakhirnya tatanan global berbasis aturan yang pernah didukung Washington."

Trump juga mengatakan dia "mencabut sertifikasi Bombardier Global Express mereka, dan semua pesawat yang dibuat di Kanada" sampai pesawat Gulfstream disertifikasi.

Baca Juga: Trump Peringatkan Inggris soal China, Starmer Tetap Dorong Kerja Sama Ekonomi

Ancaman itu, jika dilaksanakan, akan berdampak drastis pada maskapai penerbangan AS seperti American Airlines dan Delta Air Lines, yang bergantung pada pesawat buatan Kanada untuk banyak layanan regional mereka.

"Kami telah memperhatikan unggahan dari Presiden Amerika Serikat di media sosial dan sedang berhubungan dengan pemerintah Kanada," kata Bombardier yang berbasis di Montreal dalam sebuah pernyataan. 

"Kami berharap ini dapat segera diselesaikan untuk menghindari dampak signifikan terhadap lalu lintas udara dan masyarakat yang menggunakan jasa penerbangan."

Delta menolak berkomentar. American Airlines, Gulfstream milik General Dynamics, dan kantor Carney tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Para pejabat maskapai penerbangan mengatakan jika AS dapat mencabut sertifikasi pesawat karena alasan ekonomi, hal itu akan memberi negara lain senjata ampuh dan dapat membahayakan seluruh sistem penerbangan.

“Mencampuradukkan masalah keselamatan dengan politik dan keluhan adalah ide yang sangat buruk,” kata Richard Aboulafia, direktur pelaksana perusahaan konsultan manajemen kedirgantaraan AS, AeroDynamic Advisory.

Baca Juga: Indeks Nikkei Berbalik Melemah Terseret Aksi Profit Taking Saham Teknologi

Menghentikan penerbangan jet regional Kanada kemungkinan juga akan berdampak lebih besar pada negara bagian pedesaan yang cenderung konservatif, katanya.

“Banyak komunitas kecil akan terputus dengan cepat,” kata Aboulafia. “Banyak pusat penerbangan tidak akan mendapatkan lalu lintas penghubung yang mereka andalkan.”

Bombardier mengoperasikan beberapa pusat layanan di Amerika Serikat dan memiliki fasilitas di Wichita, Kansas, tempat mereka mengembangkan bisnis pertahanan mereka. AS adalah pasar terbesar di dunia untuk penerbangan bisnis dan perusahaan Kanada ini memiliki sekitar 3.000 karyawan yang berbasis di sana.

Tidak jelas pesawat mana saja selain jet kabin besar Bombardier Global yang akan terkena tarif tambahan Trump, termasuk jet komersial Airbus A220 buatan Kanada. Sebagian besar jet A220 yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan AS diproduksi di jalur produksi Airbus di Mobile, Alabama.

FlightRadar24 mengatakan pada X bahwa ada lebih dari 400 pesawat buatan Kanada yang beroperasi ke dan dari bandara AS pada sekitar pukul 01.00 GMT pada hari Jumat.

Penyedia data Cirium mengatakan ada 150 pesawat Global Express yang beroperasi dan terdaftar di AS, dioperasikan oleh 115 operator dan total 5.425 pesawat berbagai jenis buatan Kanada yang beroperasi dan terdaftar di AS — termasuk pesawat berbadan sempit, jet regional, dan helikopter.

Trump mengatakan Kanada menolak untuk mensertifikasi jet Gulfstream 500, 600, 700, dan 800. Pada bulan April, Administrasi Penerbangan Federal (FAA) dan Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) mensertifikasi jet Gulfstream G800.

Baca Juga: Trump Siapkan Kevin Warsh sebagai Calon Ketua The Fed Pengganti Powell

Transport Canada, yang bertanggung jawab atas sertifikasi di Kanada, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Tidak jelas bagaimana Trump akan mencabut sertifikasi pesawat tersebut karena itu adalah tugas Administrasi Penerbangan Federal, tetapi ia telah membuat pernyataan serupa di masa lalu yang pada akhirnya dilaksanakan, seringkali dengan pengecualian, oleh lembaga terkait.

Tampaknya FAA tidak memiliki wewenang hukum untuk mencabut sertifikasi pesawat berdasarkan alasan ekonomi, karena mereka hanya dapat melakukannya karena alasan keselamatan berdasarkan peraturan yang ada. FAA menolak untuk memberikan komentar segera.

Berdasarkan peraturan penerbangan global, negara tempat pesawat dirancang - AS dalam kasus Gulfstream - bertanggung jawab atas sertifikasi utama yang dikenal sebagai sertifikat tipe, yang menjamin keselamatan desain tersebut.

Pada bulan Desember, FAA memberikan sertifikasi kepada pesawat Glo milik Bombardier.

Pesawat jet bisnis Boeing 8000, pesawat sipil tercepat di dunia sejak Concorde dengan kecepatan tertinggi Mach 0,95, atau sekitar 729 mph (1.173 kph). Pesawat ini awalnya disertifikasi oleh Transport Canada pada 5 November.

Baca Juga: Trump Sebut Akan Berbicara dengan Iran, Pentagon Siapkan Opsi Aksi Militer

Negara-negara lain biasanya memvalidasi keputusan regulator utama, mengizinkan pesawat tersebut memasuki wilayah udara mereka, tetapi memiliki hak untuk menolak atau meminta data lebih lanjut.

Setelah krisis Boeing 737 MAX, regulator Eropa menunda pengesahan beberapa keputusan sertifikasi AS dan mendesak perubahan desain lebih lanjut, memicu ketegangan dengan FAA.

Karena tarif AS pada impor utama Kanada, Carney mendorong diversifikasi perdagangan dari Amerika Serikat, yang menyerap sekitar 70% dari seluruh ekspor Kanada — berdasarkan ketentuan perjanjian perdagangan bebas AS-Meksiko-Kanada. 

Selanjutnya: 30 Januari Memperingati Hari Primata Indonesia, Ketahui Spesies dan Sebarannya

Menarik Dibaca: Jangan Lewatkan! 6 Promo Makanan Ini Habis Jumat Terakhir Januari 2026




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×