kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Lebih 50% keluarga terkaya di dunia percaya resesi akan tiba


Senin, 30 September 2019 / 04:58 WIB
ILUSTRASI. Omni Mount Washington Resort


Sumber: Reuters | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - LONDON. Keluarga-keluarga terkaya di dunia mengkhawatirkan akibat perang dagang AS-China, Brexit, populisme, dan perubahan iklim. Sebuah survei terhadap kantor keluarga-keluarga terkaya di dunia mengungkapkan hal itu.

Kantor keluarga yang dimaksud dalam survei ini adalah perusahaan investasi yang didirikan untuk mengelola kekayaan satu atau lebih keluarga kaya.

Nah, sebanyak 42% persen kantor keluarga itu telah meningkatkan tumpukan uang mereka tahun ini. Survei terhadap 360 kantor keluarga tersebut dilakukan oleh bank Swiss UBS dan Campden Wealth Research.

Baca Juga: Ini sejumlah penghuji indeks LQ45 dengan PER terendah, mana yang paling menarik?

Total uang dalam bentuk tunai mereka 7,6% dari total investasi pada tahun 2019, naik 70 basis poin dari tahun sebelumnya.

Lebih separuh (55%) eksekutif kantor keluarga memperkirakan resesi akan mulai tahun depan. Lalu, sekitar 63% percaya bahwa Brexit buruk bagi Inggris sebagai tujuan investasi dalam jangka panjang. Juga, 84% berpendapat populisme tidak akan pudar pada tahun depan.

Baca Juga: Prediksi IHSG besok: Diterpa sentimen pemakzulan Trump hingga aksi demonstrasi

"Kantor keluarga berpandangan suram dari peristiwa geopolitik," Sara Ferrari, kepala Grup Kantor Keluarga Global UBS, mengatakan kepada Reuters.




TERBARU

[X]
×