kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.678   51,00   0,29%
  • IDX 6.478   -63,06   -0,96%
  • KOMPAS100 858   -0,07   -0,01%
  • LQ45 652   2,69   0,41%
  • ISSI 223   -3,77   -1,66%
  • IDX30 363   1,40   0,39%
  • IDXHIDIV20 453   3,74   0,83%
  • IDX80 98   0,20   0,21%
  • IDXV30 125   0,02   0,02%
  • IDXQ30 117   1,05   0,90%

Lembaga think tank China: 60% kapal perang Amerika ada di kawasan Asia-Pasifik


Selasa, 23 Juni 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Militer Amerika Serikat (AS) mengerahkan kapal perang dengan jumlah yang "belum pernah terjadi sebelumnya" ke wilayah Asia-Pasifik, meningkatkan risiko insiden dengan Angkatan Laut China, menurut seorang pejabat senior Tiongkok.

Ketegangan antara kedua negara adikuasa melonjak di berbagai bidang sejak Presiden Donald Trump menjabat pada 2017 lalu, dengan AS dan China melenturkan otot diplomatik dan militer mereka.

Operasi "kebebasan navigasi" AS di Laut China Selatan, tempat China dan negara-negara tetangga saling bersengketa, membuat marah Beijing, dan Angkatan Laut Tiongkok biasanya memperingatkan kapal-kapal perang negeri uak Sam.

Baca Juga: Angkatan Laut AS siapkan operasi tempur dua kapal perang di Laut China Selatan

Tetapi, Beijing telah membuat marah negara-negara lain dengan membangun pulau-pulau buatan dengan instalasi militer di beberapa bagian Laut China Selatan.

"Pengerahan militer AS di kawasan Asia-Pasifik belum pernah terjadi sebelumnya," kata Wu Shicun, Presiden Institut Nasional Studi Laut China Selatan, sebuah lembaga think tank Pemerintah China.

"Kemungkinan insiden militer atau tembakan tak sengaja yang ditembakkan meningkat," ujar dia, Selasa (23/6), seperti dikutip Channelnewsasia.com. "Jika krisis meletus, dampak pada hubungan bilateral akan menjadi bencana besar".

Baca Juga: Kapal China tabrak lagi kapal Vietnam di Laut China Selatan, negara tetangga cemas

Wu berbicara pada presentasi sebuah laporan oleh lembaganya tentang kehadiran militer AS di wilayah tersebut.

AS mengerahkan 375.000




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×