kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Maersk Sebut Gangguan di Laut Merah Bisa Berlangsung hingga Paruh Kedua Tahun 2024


Selasa, 27 Februari 2024 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. Maersk


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - KOPENHAGEN. Raksasa perusahaan pelayaran peti kemas asal Denmark Maersk mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada kliennya bahwa harus bersiap menghadapi gangguan yang terjadi di Laut Merah lebih lama.

Kemungkinan akan berlangsung hingga paruh kedua 2024 dan memasukkan waktu transit yang lebih lama ke dalam perencanaan rantai pasokan mereka.

“Ketahui alternatif terbaik Anda untuk memasuki pasar Amerika Utara dan bersiaplah untuk melakukan mitigasi,” kata kepala Maersk untuk Amerika Utara, Charles van der Steene, dalam sebuah pernyataan, Selasa (27/2)

Baca Juga: Maersk Khawatir, Setelah Gangguan Keamanan, Pasokan Kapal Berlebih Bikin Laba Menciut

“Mulailah menghitung dan bersiap untuk memitigasi perubahan biaya rantai pasokan Anda,” tambahnya.

Maersk telah menambah sekitar 6% kapasitas kapal untuk mengimbangi penundaan karena waktu transit yang lebih lama di seluruh Afrika.

Asal tahu,pPerusahaan-perusahaan pelayaran peti kemas besar telah mengalihkan kapal-kapal yang menuju Terusan Suez ke rute yang lebih panjang di sekitar Tanjung Harapan di Afrika menyusul serangan terhadap pelayaran oleh militan Houthi di Laut Merah.




TERBARU

[X]
×