kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Maersk Sebut Gangguan di Laut Merah Bisa Berlangsung hingga Paruh Kedua Tahun 2024


Selasa, 27 Februari 2024 / 20:44 WIB
ILUSTRASI. Maersk


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - KOPENHAGEN. Raksasa perusahaan pelayaran peti kemas asal Denmark Maersk mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada kliennya bahwa harus bersiap menghadapi gangguan yang terjadi di Laut Merah lebih lama.

Kemungkinan akan berlangsung hingga paruh kedua 2024 dan memasukkan waktu transit yang lebih lama ke dalam perencanaan rantai pasokan mereka.

“Ketahui alternatif terbaik Anda untuk memasuki pasar Amerika Utara dan bersiaplah untuk melakukan mitigasi,” kata kepala Maersk untuk Amerika Utara, Charles van der Steene, dalam sebuah pernyataan, Selasa (27/2)

Baca Juga: Maersk Khawatir, Setelah Gangguan Keamanan, Pasokan Kapal Berlebih Bikin Laba Menciut

“Mulailah menghitung dan bersiap untuk memitigasi perubahan biaya rantai pasokan Anda,” tambahnya.

Maersk telah menambah sekitar 6% kapasitas kapal untuk mengimbangi penundaan karena waktu transit yang lebih lama di seluruh Afrika.

Asal tahu,pPerusahaan-perusahaan pelayaran peti kemas besar telah mengalihkan kapal-kapal yang menuju Terusan Suez ke rute yang lebih panjang di sekitar Tanjung Harapan di Afrika menyusul serangan terhadap pelayaran oleh militan Houthi di Laut Merah.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×