CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.012,04   -6,29   -0.62%
  • EMAS990.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Makin Tegang, 4 Rudal China Terbang di Atas Ibu Kota Taiwan


Jumat, 05 Agustus 2022 / 12:46 WIB
Makin Tegang, 4 Rudal China Terbang di Atas Ibu Kota Taiwan
ILUSTRASI. Kapal perusak Angkatan Laut China di bawah Komando Teater Timur PLA menembakkan rudal selama latihan maritim pada awal Januari 2021. Dalam latihan militer terbaru, China menembakkan beberapa rudal dengan empat di antaranya terbang di atas ibu kota Taiwan.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan mengutuk "tetangga jahatnya" pada Jumat (5/8) setelah China menembakkan beberapa rudal ke perairan sekitarnya, sebanyak empat di antaranya terbang di atas ibu kota Taiwan, Taipei.

Rudal China terbang di atas Taipe belum pernah terjadi sebelumnya selama latihan tembakan langsung.

China meluncurkan latihan militer terbesarnya di laut dan langit di sekitar Taiwan pada Kamis (4/8), sehari setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipe membuat marah Beijing.

Mengutip Reuters, Kementerian Pertahanan Jepang, yang melacak latihan militer China tersebut, pertama kali melaporkan empat rudal terbang di atas ibu kota Taiwan. 

Jepang juga mengatakan, lima dari sembilan rudal yang China tembakkan mendarat di zona ekonomi eksklusif (ZEE) mereka, juga yang pertama, mendorong Tokyo untuk meluncurkan protes diplomatik.

Baca Juga: Unjuk Kekuatan, China Kerahkan Senjata-Senjata Ini dalam Latihan Militer Dekat Taiwan

Sementara Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, rudal-rudal China itu berada tinggi di atmosfer dan bukan merupakan ancaman. Tapi, tidak memberikan perincian jalur penerbangan rudal tersebut.

Melansir Reuters, Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang menyatakan pada Jumat, China telah secara sewenang-wenang menghancurkan Selat Taiwan yang menjadi salah satu jalur tersibuk di dunia dengan latihan militer. 

Dia menyebut China sebagai "tetangga jahat", ketika ditanya tentang peluncuran rudal tersebut. Dan, tindakan China dikutuk oleh negara-negara tetangga dan dunia, Su menambahkan.

Menanggapi latihan militer China, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan, negaranya tidak akan memprovokasi konflik tetapi akan dengan tegas mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasionalnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×