CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Makin Tegang, 4 Rudal China Terbang di Atas Ibu Kota Taiwan


Jumat, 05 Agustus 2022 / 12:46 WIB
ILUSTRASI. Kapal perusak Angkatan Laut China di bawah Komando Teater Timur PLA menembakkan rudal selama latihan maritim pada awal Januari 2021. Dalam latihan militer terbaru, China menembakkan beberapa rudal dengan empat di antaranya terbang di atas ibu kota Taiwan.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan mengutuk "tetangga jahatnya" pada Jumat (5/8) setelah China menembakkan beberapa rudal ke perairan sekitarnya, sebanyak empat di antaranya terbang di atas ibu kota Taiwan, Taipei.

Rudal China terbang di atas Taipe belum pernah terjadi sebelumnya selama latihan tembakan langsung.

China meluncurkan latihan militer terbesarnya di laut dan langit di sekitar Taiwan pada Kamis (4/8), sehari setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taipe membuat marah Beijing.

Mengutip Reuters, Kementerian Pertahanan Jepang, yang melacak latihan militer China tersebut, pertama kali melaporkan empat rudal terbang di atas ibu kota Taiwan. 

Jepang juga mengatakan, lima dari sembilan rudal yang China tembakkan mendarat di zona ekonomi eksklusif (ZEE) mereka, juga yang pertama, mendorong Tokyo untuk meluncurkan protes diplomatik.

Baca Juga: Unjuk Kekuatan, China Kerahkan Senjata-Senjata Ini dalam Latihan Militer Dekat Taiwan

Sementara Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, rudal-rudal China itu berada tinggi di atmosfer dan bukan merupakan ancaman. Tapi, tidak memberikan perincian jalur penerbangan rudal tersebut.

Melansir Reuters, Perdana Menteri Taiwan Su Tseng-chang menyatakan pada Jumat, China telah secara sewenang-wenang menghancurkan Selat Taiwan yang menjadi salah satu jalur tersibuk di dunia dengan latihan militer. 

Dia menyebut China sebagai "tetangga jahat", ketika ditanya tentang peluncuran rudal tersebut. Dan, tindakan China dikutuk oleh negara-negara tetangga dan dunia, Su menambahkan.

Menanggapi latihan militer China, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan, negaranya tidak akan memprovokasi konflik tetapi akan dengan tegas mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasionalnya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×