kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Malaysia gelar kampanye anti Valentine's Day


Senin, 14 Februari 2011 / 07:30 WIB
ILUSTRASI. BPJS kerjasama dengan Perusahaan Asuransi


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Jika sebagian masyarakat dunia merayakan hari Valentine atau kasih sayang hari ini, namun tidak demikian halnya dengan warga muslim Malaysia. Kemarin, Pemerintah Malaysia menggelar kampanye agar warga muslim Malaysia menghentikan kegiatan rutinan perayaan Valentine.

Menurut Deputy Prime Minister Muhyiddin Yassin, perayaan hari kasih sayang sangat tidak tepat dirayakan oleh seorang muslim. Terkait hal itu, beberapa negara bagian Malaysia akan menggelar operasi pengecekan hotel untuk mencegah anak-anak muda melakukan hubungan seks sebelum menikah pada hari kasih sayang.

Dengan demikian, kampanye anti Valentine Day itu merujuk pada fatwa yang dibuat pada 2005 lalu. Kampanye yang digelar berupa penyebaran leaflet ke sejumlah universitas muslim yang berisi ajakan agar mahasiswa tidak merayakan hari Valentine.

Adapun tajuk kampanye yang digelar oleh Kementrian Agama Malaysia itu adalah "Mind the Valentine's Day Trap".

"Islam akan menolak apapun, meski dari budaya Timur, jika kontradiktif dengan ajaran Islam," tegas Wan Mohamad Sheikh Abdul Aziz, Menteri Agama Malaysia.

Kendati begitu, tidak semua warga Malaysia setuju menolak perayaan hari Valentine. Beberapa dari mereka mengatakan, tidak ada salahnya perayaan itu dilakukan karena tidak merugikan siapa pun.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×