kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Mantan direktur General Motors dipertimbangkan jadi penasihat ekonomi Trump


Senin, 12 Maret 2018 / 07:51 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump


Reporter: Agung Jatmiko | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Chris Liddel, dipertimbangkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk mengisi jabatan sebagai penasihat ekonomi. Posisi ini sebelumnya dijabat oleh Gary Cohn yang kemudian mengundurkan diri paska Trump menetapkan kebijakan tarif impor baja dan aluminium.

Mengutip Reuters, Senin (12/3), pejabat Gedung Putih mengungkapkan, bahwa Trump mempertimbangkan beberapa nama untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Cohn dan Liddel menjadi kandidat terkuat untuk mengisi jabatan tersebut.

Selain Liddel, penasihat presiden bidang perdagangan, Peter Navarro juga diisukan mengganti Cohn. Namun, pria yang menjadi aktor di balik penetapan kebijakan tarif impor Trump ini menegaskan dirinya tidak dalam pertimbangan oleh presiden. Nama lain yang juga dimasukkan dalam kandidat adalah, Lawrence Kudlow, yang merupakan analis ekonomi serta kolumnis konservatif.

Latar belakang Liddel yang pernah menjabat sebagai direktur keuangan General Motors dan Microsoft serta keberhasilannya melakukan efisiensi di pemerintahan Trump menjadikannya sebagai kandidat terkuat. Saat ini Liddel masih menjabat sebagai staf presiden bidang kebijakan strategis.




TERBARU

[X]
×