kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.057   49,00   0,27%
  • IDX 6.274   39,33   0,63%
  • KOMPAS100 823   4,67   0,57%
  • LQ45 627   3,32   0,53%
  • ISSI 217   0,90   0,42%
  • IDX30 352   2,21   0,63%
  • IDXHIDIV20 432   1,89   0,44%
  • IDX80 94   0,47   0,50%
  • IDXV30 119   0,40   0,33%
  • IDXQ30 112   0,47   0,42%

Maskapai dunia ramai-ramai membatalkan penerbangan ke Libya


Kamis, 24 Februari 2011 / 23:05 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi perang dagang Amerika dan China. KONTAN/Fransiskus Simbolon/16/05/2019


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TRIPOLI. Maskapai penerbangan dunia ramai-ramai membatalkan jadwal penerbangan mereka ke Libya. Langkah ini dilakukan setelah pasukan militer Libya kembali menguasai ibukota Tripoli. Selain itu, sejumlah negara saat ini juga tengah berupaya mengevakuasi warganya untuk segera keluar dari negara itu.

Beberapa maskapai itu adalah Deutsche Lufthansa AG, British Airways, dan Emirates. Khusus Lufthansa, yang merupakan maskapai terbesar kedua di Eropa, membatalkan penerbangan ke Libya mulai hari ini hingga 27 Febuari mendatang. Lufthansa mengambil langkah itu mengikuti adanya travel warning yang dikeluarkan oleh Pemerintah Jerman atas Libya.

Sementara, maskapai Emirates menunda penerbangan ke negara Muammar Qaddafi itu hingga 26 Maret mendatang. Sedangkan Qatar Airways akan menunda penerbangan hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Kondisi di Libya saat ini terbilang mencekam. Kelompok oposisi menguasai dua kota di wilayah Timur, yakni Benghazi dan Tobruk. Sementara, Qaddafi pernah bersumpah akan melawan pemberontak hingga tetes darah penghabisan.

Sejumlah negara termasuk AS, China, Inggris, dan Turki sudah berupaya untuk mengevakuasi warganya dengan menggunakan kapal feri atau dengan pesawat.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×