kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Mengenal pesawat patroli P-8A marinir AS yang ditembak laser kapal perang China


Sabtu, 29 Februari 2020 / 07:40 WIB
Mengenal pesawat patroli P-8A marinir AS yang ditembak laser kapal perang China
ILUSTRASI. US Navy’s Boeing P-8A Poseidon


Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Insiden antara militer Amerika Serikat (AS) dengan China di perairan internasional kembali terjadi. Kali ini, kapal perang China menembakkan laser ke pesawat patroli pengintai P-8A milik Angkatan Laut AS yang tengah berpatroli.

Tembakan laser kapal perang China tersebut memancing protes keras Angkatan Laut AS karena membahayakan.

Baca Juga: Kapal perang China tembakkan laser ke pesawat pengintai AS, militer AS meradang

Marinir AS memang sering menggunakan pesawat P-8A untuk melakukan patroli di sekitar laut Filipina maupun perairan laut China Selatan.

Kantor Urusan Publik Angkatan Laut AS mengklaim pesawat P-8A secara rutin di Laut Filipina dan telah melakukannya selama bertahun-tahun.

Pesawat P-8A merupakan pesawat patroli buatan Boeing. Di situsnya, Boeing menyebutkan Boeing P-8 benar-benar pesawat patroli maritim multi-misi, unggul dalam perang anti-kapal selam; perang anti-permukaan; intelijen, pengintaian dan pengintaian dan pencarian serta penyelamatan.

P-8 dapat terbang lebih tinggi hingga 41.000 kaki dan mencapai kecepatan 490 knot.

Pesawat P-8 juga dirancang untuk misi ketinggian rendah dan telah membuktikan kemampuannya mendukung misi kemanusiaan dan pencarian serta penyelamatan.

Merupakan turunan dari Boeing Next-Generation 737-800, pesawat P-8 direkayasa untuk beroperasi selama 25 tahun atau 25.000 jam di penerbangan maritim paling keras, termasuk operasi di lingkungan lapisan es.

Baca Juga: Insiden kapal perang China tembakkan laser ke pesawat AS, begini kronologisnya




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×