Menhan Singapura khawatirkan timbul gejolak di Asia Tenggara, ini penyebabnya

Jumat, 05 November 2021 | 06:37 WIB   Reporter: Kompas TV
Menhan Singapura khawatirkan timbul gejolak di Asia Tenggara, ini penyebabnya

ILUSTRASI. Menhan Singapura khawatirkan timbul gejolak di Asia Tenggara, ini penyebabnya

KONTAN.CO.ID - Washington DC. Polemik China dengan Taiwan dikhawatirkan menimbulkan gejolak di Asia Tenggara. Kekhawatiran itu disampaikan Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen.

Menurut Ng Eng Hen, gejolak keamanan di Asia Tenggara bisa terjadi jika Amerika Serikat (AS) campur tangan di masalah China dengan Taiwan. Oleh karena itu, Ng Eng Hen  meminta AS agar tidak terlibat konfrontasi fisik dengan China atas Taiwan.

Campur tangan AS dalam polemik China dengan Taiwan dikhawatirkan salah perhitungan. Akibatnya, konflik bisa meluas, sehingga berpotensi membuat Asia Tenggara atau bahkan seluruh dunia bisa bergejolak.

Dia membuat komentar tersebut setelah memberikan pidato mengenai perspektif Singapura tentang AS dan China dalam Forum Keamanan Aspen ke-12 di Washington DC, AS, pada Kamis (4/11/2021). Forum tersebut merupakan konferensi yang membahas keamanan dan kebijakan luar negeri tahunan yang melibatkan para pemimpin dan pemain kunci dalam komunitas pertahanan.

Awalnya, Co-chair Aspen Strategy Group Profesor Joseph Samuel Nye yang menjadi moderator  bertanya apakah Ng khawatir tentang bagaimana AS menangani soal Taiwan. Ng lantas menjawab bahwa Taiwan adalah garis merah sebagaimana dilansir Channel News Asia. “Saya tidak bisa memikirkan skenario di mana ada pemenang jika ada konfrontasi fisik yang sebenarnya atas Taiwan. Jadi, saya akan menyarankan kita untuk menjauh dari itu,” kata Ng.

Baca juga: China menuntut klarifikasi AS terkait insiden kapal selam di Laut China Selatan

Berbicara kepada wartawan setelah pidatonya pada Kamis, Ng menegaskan bahwa semua pihak akan kalah jika terjadi konfrontasi fisik atas Taiwan. “Tidak hanya AS dan China. Asia Tenggara akan bergejolak, saya pikir seluruh dunia juga,” kata Ng.

Di luar masalah Taiwan, Ng menuturkan bahwa kesibukan AS saat ini dengan China berada pada level yang sangat tinggi. Situasi tersebut belum pernah dia lihat dalam 10 tahun terakhir sejak dia menjabat sebagai Menteri Pertahanan Singapura.

Ng menambahkan, AS melihat kemajuan China sebagai kekuatan yang meningkat dan merasa perlu untuk menghidupkan kembali ekonominya. "Saya pikir itu luar biasa, bagaimana Amerika perlu bersaing dalam sains dan teknologi, dalam infrastruktur, dalam kepemimpinan ekonomi," kata Ng.

Ng juga menunjukkan bagaimana AS meninggalkan kesepakatan perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik tetapi sekarang ingin kembali. Dalam pidatonya, Ng berujar bahwa Singapura dan negara-negara Asia Tenggara lainnya telah mendapat manfaat dari pengaruh AS dan China. AS telah memberikan kehadiran keamanan yang stabil sementara China telah mendorong pertumbuhan ekonomi Asia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Asia Tenggara Akan Bergejolak, AS Tak Boleh Konfrontasi Fisik dengan China",


Penulis : Danur Lambang Pristiandaru
Editor : Danur Lambang Pristiandaru

Selanjutnya: AS: Lebih cepat dari perkiraan, China bisa punya 1.000 hulu ledak nuklir pada 2030

 

Editor: Adi Wikanto

Terbaru