kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.956   -17,00   -0,09%
  • IDX 5.973   88,72   1,51%
  • KOMPAS100 777   12,98   1,70%
  • LQ45 587   9,29   1,61%
  • ISSI 207   3,43   1,69%
  • IDX30 333   5,54   1,69%
  • IDXHIDIV20 408   6,19   1,54%
  • IDX80 88   1,49   1,73%
  • IDXV30 111   2,12   1,95%
  • IDXQ30 107   1,81   1,72%

Menhub Malaysia terbang ke Kiev untuk investigasi


Sabtu, 19 Juli 2014 / 15:43 WIB
ILUSTRASI. Kinerja PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) masih akan ditopang penjualan minyak dan gas (migas).


Sumber: Reuters | Editor: Hendra Gunawan

KUALA LUMPUR. Menteri Perhubungan (Menhub) Malaysia, Liow Tiong Lai akan terbang ke Kiev, Ukraina pada hari ini untuk memastikan tim investigasi mereka mendapatkan akses ke lokasi jatuhnya Malaysia Airlines.

“Kami mengirimakn tim ke Kiev kemarin malam. Dan saya akan pergi ke Kiev malam ini untuk memastikan kami mendapatkan akses ke lokasi. Kami ingin koridor di lokasi aman,” kata Liow kepada para wartawan, Sabtu siang (19/7).

Menteri Pertahanan dan mantan Menteri Transportasi Hishammuddin Hussein mengatakan pasca hilangnya pesawat MH370 pada Maret, prioritas utama pemerintah Malaysia saat ini adalah untuk menjamin keamanan bahwa puing-puing MH17 tidak dirusak. “Kami ingin sampai ke bawah ini," tambahnya

Ia juga mengatakan bahwa Malaysia telah menjalin komunikasi dengan para pejabat di Rusia, Ukraina, Amerika Serikat, Inggris dan China terkait hal ini. "Kami tidak memiliki posisi apapun sampai fakta telah diverifikasi, apakah pesawat itu benar-benar “dipaksa” turun, dan bagaimana dia turun, dan apa yang membawanya sampai jatuh ke bawah," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa pihak Amerika Serikat yakin pesawat MH17 jatuh karena ditembak rudal oleh para pemberontak diwilayah Ukraina.




TERBARU

[X]
×