kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Menteri Pertahanan AS ke Asia Tenggara, perkuat hubungan untuk lawan China


Senin, 26 Juli 2021 / 14:07 WIB
ILUSTRASI. Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dilantik di Ruang Roosevelt di Gedung Putih di Washington, AS, 25 Januari 2021. REUTERS/Kevin Lamarque.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - FAIRBANKS. Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin akan mengunjungi Asia Tenggara pada pekan ini, berusaha untuk menekankan pentingnya tempat Amerika Serikat untuk memperkuat hubungan di kawasan itu sambil melawan China.

AS telah menempatkan penentangan terhadap China di jantung kebijakan keamanan nasionalnya selama bertahun-tahun, dan Pemerintahan Joe Biden menyebut persaingan dengan Beijing sebagai "ujian geopolitik terbesar" abad ini.

Enam bulan kepemimpinannya, bagaimanapun, negara-negara Asia Tenggara masih mencari perincian strategi Biden serta rencana spesifik dia untuk keterlibatan ekonomi, perdagangan, dan militer dengan Indo-Pasifik.

Baca Juga: AS: Kami berdiri dengan Asia Tenggara hadapi paksaan China di Laut China Selatan

"Anda akan mendengar saya berbicara banyak tentang kemitraan dan nilai kemitraan," kata Austin kepada wartawan dalam perjalanan ke Alaska, Minggu (25/7), seperti dikutip Reuters. "Tujuan saya adalah untuk memperkuat hubungan," tegasnya.

Dalam pidato utama di Singapura pada Selasa (27 Juli) dan pertemuan di Vietnam dan Filipina, Austin akan menyebut perilaku agresif China di Laut China Selatan dan menekankan pentingnya menjaga kawasan yang lebih luas bebas serta terbuka.

Perjalanannya mengikuti kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman ke China pada Minggu dan Senin, dan bertepatan dengan perjalanan Menteri Luar Negeri Antony Blinken ke India, mitra penting lainnya dalam upaya AS melawan Beijing.

Selanjutnya: Tegang, China usir kapal perang AS yang masuk Laut China Selatan




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×