kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45938,93   0,00   -0.00%
  • EMAS932.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Miliarder Prancis, Bernard Arnault menjual seluruh sahamnya di Carrefour


Jumat, 03 September 2021 / 20:10 WIB
Miliarder Prancis, Bernard Arnault menjual seluruh sahamnya di Carrefour
ILUSTRASI. Bernard Arnault menjual seluruh sahamnya di Carrefour

Sumber: Forbes | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Miliarder barang mewah asal Prancis, Bernard Arnault, dan orang terkaya ketiga di dunia saat ini, menjual seluruh sisa sahamnya dari jaringan supermarket Prancis, Carrefour, pada Selasa pekan ini.

Penjualan saham itu menandai keluarnya Arnault dari Carrefour setelah 14 tahun berinvestasi di perusahaan itu pada 2007 lalu.

Perusahaan induk Arnault, Financière Agache menjual 5,5% sahamnya di Carrefour dengan harga US$ 19 per saham.  Arnault mendapatkan uang tunai sebesar US$ 850 juta sebelum pajak dari penjualan tersebut.

Investasi Arnault di Carrefour bukanlah investasi yang menguntungkan. Sejak Maret 2007 hingga Januari 2017 saham Carrefour tercatat turun hampir 60%. Dan sejak 2017 hingga sekarang telah saham Carrefour telah turun lebih dari 26%.

Baca Juga: Digugat Jeff Bezos, Elon Musk ungkap kekesaran di media sosial

Pada tahun 2019, Arnault mengundurkan diri dari dewan Carrefour dan menyerahkan kursi itu kepada putranya, Alexandre. Kemudian pada September 2020, Arnault mulai menjual saham Carrefour miliknya. Waktu itu, Arnault menjual 25 juta saham senilai hampir US$ 410 juta, sehingga kepemilikannya turun menjadi 5,5% dari sebelumnya 8,6%.

Penjualan itu dilakukan Arnault delapan bulan setelah Carrefour membatalkan rencana penjualan senilai US$ 20 miliar ke perusahaan pengecer Kanada, Alimentation Couche-Tard, perusahaan yang didirikan sesama miliarder Alain Bouchard, Jacques D'Amours dan Richard Fortin karena pemerintah Prancis menentang kesepakatan tersebut.

Penjualan saham di Carrefour tersebut menandai kerugian investasi yang langka bagi Arnault, yang kekayaan bersihnya telah meningkat enam kali lipat sejak 2012 ketika nilanya bertambah US$ 29 miliar.

Baca Juga: Warren Buffett membawa Berkshire Hathaway berinvestasi pada ekonomi digital

Sebagian besar pertumbuhan kekayaan dramatis itu terjadi sejak awal pandemi Covid-19, berkat meroketnya saham konglomerat LVMH, dimana Arnault mengempit 47% sahamnya.

Kenaikan itu juga membuat Arnault menjadi orang terkaya dunia selama enam minggu lamanya pada tahun 2021 dengan kekayaan bersih sebesar US$ 201 miliar pada Agustus 2021. Kekayaan itu meningkat hampir 165% dari kekayaan sebelumnya yang US$ 76miliar pada Maret 2020.

Selanjutnya: Ini 10 orang terkaya Indonesia dan nilai kekayaannya versi Forbes

 




TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×