kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Naiknya ekspor susu ke China bantu pemulihan perekonomian Selandia Baru


Rabu, 09 Maret 2011 / 13:43 WIB
ILUSTRASI. Gerai penjual ponsel Telesindo Shop dari PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) di Jakarta. Saham dan obligasi Tiphone Mobile Indonesia (TELE) bisa ditransaksikan lagi mulai sesi I hari ini.


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

WELLINGTON. Impor susu China dari Selandia Baru meningkat lebih dari lima kali lipat sejak 2008 sebagai akibat pertumbuhan ekonomi negara tersebut yang pesat.

Menurut data Fonterra Cooperative Group Ltd, sebagai eksportir terbesar susu dunia, tahun lalu China telah mengimpor 353 juta kilogram (kg) susu, naik dari tahun 2008 yang hanya mengimpor 69 juta kg.

"Ekspor susu saat ini menjadi komponen penting karena sekitar 25% dari pendapatan ekspor Selandia Baru berasal dari sini," ujar Con Williams ekonom pedesaaan di ANZ National Bank Ltd.

Selandia Baru memang mengandalkan China dan pasar dari negara berkembang lainnya untuk menjual produksi susu agar menghidupkan kembali perekonomian setelah sempat dilanda kontraksi ekonomi tahun lalu.

Apalagi bencana gempa bumi yang melanda Selandia Baru yang membuat 160 orang tewas telah menyebabkan kerugian negara hingga NZ$ 15 miliar akibat kerusakan infrastruktur.








TERBARU

[X]
×