kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.908   -84,00   -0,47%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

Negara Masih Dilanda Kesulitan Pangan, Kim Jong Un Diprediksi Obesitas


Jumat, 02 Oktober 2026 / 07:32 WIB
Negara Masih Dilanda Kesulitan Pangan, Kim Jong Un Diprediksi Obesitas
ILUSTRASI. Negara Masih Dilanda Kesulitan Pangan, Kim Jong Un Diprediksi Obesitas


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Badan intelijen Korea Selatan memperkirakan berat badan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah mencapai lebih dari 140 kilogram. Kondisi tersebut disebut meningkatkan risiko kesehatan terkait kardiovaskular, meski pemantauan terbaru belum menemukan tanda masalah kesehatan yang terlihat.

Anggota parlemen Korea Selatan Youn Kun-young mengatakan, kondisi Kim Jong Un terus dipantau oleh tim medis yang secara khusus menangani pemimpin Korea Utara tersebut.

"D inilai tidak ada tanda-tanda masalah kesehatan, mengingat pemantauan ketat oleh tim medis khususnya," ujar Youn, mengutip badan intelijen Korea Selatan, seperti diberitakan AFP, Rabu (30/9/2026).

Menurut laporan tersebut, Kim masih terlihat mampu melakukan aktivitas fisik tanpa menunjukkan kesulitan yang berarti. Ia bahkan disebut masih dapat berlari menaiki tangga.

Informasi mengenai berat badan dan kondisi kesehatan Kim Jong Un selama ini sulit diverifikasi secara independen karena Korea Utara sangat tertutup mengenai kondisi kesehatan pemimpinnya.

Baca Juga: Gagal Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Sorotan Media Malaysia Kepada Timnas

Riwayat Kesehatan Kim Jong Un

Kondisi kesehatan Kim Jong Un menjadi perhatian internasional karena perubahan kepemimpinan secara mendadak di Korea Utara dapat berdampak terhadap isu suksesi dan stabilitas negara tersebut.

Spekulasi mengenai kesehatan Kim pernah mencuat pada 2020. Saat itu, Kim tidak menghadiri peringatan ulang tahun mendiang kakeknya, Kim Il Sung. Ia kemudian tidak terlihat di hadapan publik selama sekitar 20 hari.

Ketidakhadiran tersebut memicu spekulasi mengenai kondisi kesehatannya, termasuk dugaan bahwa Kim mengalami masalah kesehatan setelah menjalani operasi. Namun, berbagai laporan mengenai kondisinya kala itu tidak dapat diverifikasi secara independen.

Riwayat kesehatan keluarga Kim juga menjadi perhatian. Ayahnya, Kim Jong Il, dan kakeknya, Kim Il Sung, diketahui memiliki masalah kesehatan yang berkaitan dengan gaya hidup, termasuk kebiasaan merokok. Keduanya meninggal setelah mengalami masalah jantung.

Tonton: Tugas Berat Menanti Wakil Menkeu Baru, Tuntaskan APBN 2026, dan Siapkan 2027

Kondisi Pangan Korea Utara

Sorotan terhadap kondisi kesehatan dan pola konsumsi Kim Jong Un juga muncul di tengah persoalan pangan yang telah lama dihadapi masyarakat Korea Utara.

Negara tersebut berada di bawah berbagai sanksi internasional terkait program persenjataannya. Perekonomian Korea Utara juga menghadapi berbagai persoalan, sementara kekurangan pangan masih menjadi salah satu isu kemanusiaan yang mendapat perhatian internasional.

Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia di Korea Utara, Elizabeth Salmon, pada Februari menyebut kekurangan pangan sebagai salah satu persoalan kemanusiaan utama di negara tersebut.

Di sisi lain, Kim Jong Un diketahui memiliki akses terhadap makanan dan produk premium.

Paul Smart, koki eksekutif Hotel Metropole di Hanoi yang pernah bekerja dengan koki pribadi Kim dalam pertemuan tingkat tinggi Amerika Serikat dan Korea Utara pada 2019, mengatakan bahwa Kim memiliki selera terhadap sejumlah makanan mewah.

"Dia menyukai kaviar, lobster, dan produk-produk yang sangat mewah, [termasuk] foie gras. Dia benar-benar gemar menikmati hidangan istimewa," kata Smart.

Perbedaan akses terhadap makanan tersebut menjadi kontras dengan persoalan ketahanan pangan yang masih dihadapi sebagian masyarakat Korea Utara.








Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2026/10/01/093720070/cek-kondisi-kim-jong-un-korsel-temukan-risiko-penyakit-berbahaya?source=terkini_artikel. 


 

BREAKING NEWS! BEI Buka Data Short Selling: Baru 1 Saham yang Transaksi


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×