kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Negara ramah bisnis, Indonesia kalah dari Vietnam


Rabu, 29 Oktober 2014 / 14:12 WIB
ILUSTRASI. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) misalnya melalui anak usahanya PT Buka Investasi Bersama meluncurkan platform investasi pada 2021 bernama BMoney. Teranyar, Bukalapak menggandeng CGS-CIMB Sekuritas mengembangkan BMoney yang dapat berinvestasi langsung ke saham


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bank Dunia baru saja merilis hasil riset yang mengukur tingkat kemudahan investor asing untuk berbisnis di suatu negara. Hasilnya, Singapura menjadi negara yang paling ramah bisnis di dunia.

Bagaimana dengan Indonesia?

Dari 189 peringkat, Indonesia menduduki peringkat ke 114. Di kawasan Asia, peringkat Indonesia jauh di bawah Hong Kong yang berada di peringkat ke-3 dan Malaysia yang berada di peringkat ke-18.

Bahkan, peringkat Indonesia juga kalah dari Taiwan (19), Vietnam (78), China (90), Filipina (95), dan Brunei Darussalam (101). 




TERBARU

[X]
×