kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.395   51,00   0,29%
  • IDX 6.902   -198,79   -2,80%
  • KOMPAS100 929   -28,11   -2,94%
  • LQ45 666   -17,83   -2,61%
  • ISSI 248   -7,40   -2,90%
  • IDX30 372   -7,73   -2,04%
  • IDXHIDIV20 457   -8,85   -1,90%
  • IDX80 104   -3,06   -2,85%
  • IDXV30 133   -2,77   -2,03%
  • IDXQ30 118   -2,65   -2,19%

Bank of Japan Memperkirakan Inflasi di Kisaran 3%, Terdorong Kenaikan Harga Minyak


Kamis, 30 April 2026 / 13:25 WIB
Bank of Japan Memperkirakan Inflasi di Kisaran 3%, Terdorong Kenaikan Harga Minyak
ILUSTRASI. Bank Sentral Jepang memperkirakan inflasi inti akan berada di sekitar 3%, jauh di atas target 2%, selama dua tahun berturut-turut dalam skenario risiko (Kim Kyung-Hoon/REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bank Sentral Jepang memperkirakan inflasi inti akan berada di sekitar 3%, jauh di atas target 2%, selama dua tahun berturut-turut dalam skenario risiko yang dirilis pada hari Kamis (30/4/2026). Inflasi ini dihitung dengan asumsi harga minyak yang tinggi dan yen yang melemah.

Mengutip Reuters, berdasarkan skenario dasar yang dirilis oleh dewan pada hari Selasa, BOJ menyatakan bahwa mereka memperkirakan indeks harga konsumen (CPI) inti akan naik 2,8% pada tahun fiskal berjalan yang berakhir pada Maret 2027 dan sebesar 2,3% pada tahun berikutnya.

Bank sentral merilis skenario risiko pada hari Kamis berdasarkan asumsi bahwa harga minyak mentah tetap berada di sekitar US$ 105 per barel hingga akhir tahun, yen melemah 10% dari level saat ini, dan harga saham turun 20%.

Baca Juga: Rupiah Jatuh ke Rp17.360 Kamis (30/4) Pagi, Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia

Dalam skenario risiko, inflasi inti akan mencapai 3,1% pada tahun fiskal 2026 dan 3,0% pada tahun 2027 sebelum melambat menjadi 2,3% pada tahun 2028, kata BOJ dalam versi lengkap laporan prospek triwulanan.

"Yang perlu diperhatikan adalah kenaikan sekitar 3% diperkirakan terjadi selama dua tahun berturut-turut pada tahun fiskal 2026 dan 2027," kata laporan tersebut.

"Penyimpangan ke atas dalam CPI ini dapat menjadi faktor yang mendorong ekspektasi inflasi jangka menengah hingga panjang," katanya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×