kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

OECD pangkas proyeksi pertumbuhan global


Rabu, 16 September 2015 / 20:45 WIB
OECD pangkas proyeksi pertumbuhan global


Sumber: AFP | Editor: Yudho Winarto

PARIS. Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia untuk 2015 dan 2016 pada Rabu (16/9). Sekaligus, memperingatkan perlambatan ekonomi dramatis di Brazil dan prospek global yang dipersuram oleh ketidakpastian atas ekonomi China.

Analisis kebijakan klub 34 negara maju itu sudah memangkas prakiraan ekonominya tiga bulan lalu karena pelemahan ekonomi di Amerika Serikat.

Sekarang, OECD kembali memangkas kalkulasinya, mengutip pada krisis yang mencengkram negara-negara berkembang karena gejolak ekonomi China. OECD memangkas proyeksi pertumbuhan dunia untuk tahun ini menjadi 3%, turun 0,1 persentase poin dari perkiraan sebelumnya yang dibuat pada Juni.

Kelompok ini mengeluarkan prospek ekonomi interim menjelang keputusan Federal Reserve AS tentang soal langkah menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir.

Sementara, untuk laju pertumbuhan ekonomi dunia di 2016, OECD menurunkan prospek ke pertumbuhan 3,6%, berkurang sebesar 0,2 persentase poin dari perkiraan tiga bulan yang lalu.

OECD menyebutkan gambaran ekonomi dunia dipersuram dengan pemulihan ekonomi AS dan teka-teki ekonomi Jepang dan China, serta kurang bergairahnya pemulihan ekonomi di kawasan euro. Salah satu ketidakpastian yang menyelimuti adalah apakah pasar negara berkembang akan dirugikan oleh naiknya suku bunga dunia. Atau, perlambatan ekonomi yang China yang lebih tajam yang akan memicu turbulensi keuangan dan ekonomi.




TERBARU

[X]
×