Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.591
  • SUN95,67 0,14%
  • EMAS659.000 0,30%

OPEC dengan dingin menolak permintaan Trump menaikkan produksi minyak

Senin, 24 September 2018 / 07:24 WIB

OPEC dengan dingin menolak permintaan Trump menaikkan produksi minyak
ILUSTRASI. Menteri Perminyakan (ESDM) Arab Saudi Khalid al-Falih saat sidang OPEC

KONTAN.CO.ID - ALJIR. Pemimpin Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) Arab Saudi dan negara penghasil minyak sekutunya, Rusia, tidak akan terburu-buru menaikkan produksi minyak mentah demi membuat adem harga komoditas ini. Alasannya, produksi dan permintaan telah bertemu dengan baik.  

"Saya tidak menggerakkan harga. Sejak Juni, Arab Saudi terus memenuhi permintaan setiap barelnya," kata Menteri Minyak Saudi Khalid al-Falih pada pertemuan OPEC dan non-OPEC, hari Minggu (23/9) di Aljir, Aljazair.

Keputusan Arab Saudi ini seakan menolak keras pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menuding OPEC sebagai biang kerok kenaikan harga minyak mentah yang pekan lalu sudah berada di kisaran US$ 80 per barel. 

"Kami melindungi negara-negara di Timur Tengah. Mereka tidak akan aman tanpa kita. Tapi, tetap saja mereka menndorong harga minyak lebih dan lebih tinggi lagi. Monopoli OPEC harus membawa harga minyak lebih rendah sekarang!" kata Trump lewat akun Twitternya pekan lalu. 

Falih mengatakan, Saudi memang memiliki ruang untuk mengerek produksi minyak mentah. Namun, saat ini belum perlu dan mungkin dibutuhkan pada tahun-tahun mendatang. 

"Saat ini, kebutuhan pasar sudah terpenuhi. Saya tidak tahu ada pengilangan di dunia ini yang kesulitan mendapat pasokan minyak," katanya. Dia bilang, Saudi bisa meningkatkan lagi produksi 1,5 juta barel per hari, jika dibutuhkan. 

"Dengan kondisi saat ini, kenaikan minyak 2019 tidak mungkin dilakukan kecuali ada kejutan dari pasokan dan permintaan," katanya. 

Dalam pernyataan resminya, OPEC meminta negara-negara penghasil minyak yang bisa meningkatkan produksi, tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan permintaan di sisa tahun ini.

Sumber : New York Times,Reuters
Editor: Sanny Cicilia

Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.0614 || diagnostic_web = 0.5793

Close [X]
×