kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Pakistan khawatirkan program nuklir AS-India


Kamis, 29 Januari 2015 / 10:07 WIB
Katalog Promo JSM Alfamart Terbaru 11-13 Agustus 2023, Promo Minyak Goreng Lebih Murah dengan OVO.


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

ISLAMABAD. Pakistan mengingatkan, peningkatan kerjasama antara Amerika Serikat (AS) dan India tentang program nuklir mampu mengguncang stabilitas geopolitik di kawasan Asia Selatan. Bahkan, Pakistan juga keberatan dengan dukungan Presiden AS, Barack Obama untuk India di kursi tetap Dewan Keamanan PBB.

Seperti diketahui, dalam perjalanannya ke New Delhi selama tiga hari, AS mendeklarasikan diri mendukung masuknya India sebagai anggota ke 48 kelompok pemasok nuklir.

"Kesepakatan nuklir untuk ekonomi dan politik akan membawa dampak merugikan bagi stabilitas pencegahan konflik di Asia Selatan," ujar Sartaj Aziz, Penasihat Perdana Menteri Pakistan seperti dikutip Bloomberg.

Pakistan, China dan beberapa negara tetangga mempertanyakan apakah India layak memperoleh legitimasi internasional untuk program nuklirnya. "Pakistan berhak untuk melindungi kepentingan keamanan nasionalnya," jelas Aziz.




TERBARU

[X]
×