kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Pemerintahan Joe Biden tetap pertahankan kedutaan AS di Yerusalem


Rabu, 20 Januari 2021 / 21:16 WIB
ILUSTRASI. AS-ISrael. REUTERS/Ammar Awad TPX IMAGES OF THE DAY


Sumber: Al Jazeera | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintahan Presiden terpilih Joe Biden akan mempertahankan kedutaan AS di Israel yakni di Yerusalem. Hal tersebut ditegaskan calon menteri luar negeri AS Antony Blinken.

Seperti diketahui, Presiden Donald Trump sebelumnya mengumumkan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017. AS memindahkan kedutaannya ke Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei tahun berikutnya.

Yerusalem tetap menjadi jantung konflik Timur Tengah selama puluhan tahun, dengan Otoritas Palestina yang bersikeras bahwa Yerusalem Timur, yang diduduki secara ilegal oleh Israel sejak 1967 harus dijadikan sebagai ibu kota negara Palestina.

“Satu-satunya cara untuk memastikan masa depan Israel sebagai negara Yahudi, demokratis, dan memberikan Palestina sebuah negara yang menjadi hak mereka adalah melalui apa yang disebut solusi dua negara,” kata Blinken.

Baca Juga: Menlu AS: Kami tidak tinggal diam melihat upaya sistematis China menghancurkan Uighur

“Saya berpikir secara realistis, sulit untuk melihat prospek jangka pendek untuk melanjutkannya. Yang penting adalah memastikan bahwa tidak ada pihak yang mengambil langkah yang membuat proses yang sudah sulit menjadi lebih menantang, ”tambahnya.

Belum ada komentar dari pimpinan Palestina.

Lama Khater, seorang jurnalis yang berbasis di kota Hebron, Tepi Barat menulis dalam sebuah posting Twitter: “Semuanya dapat berubah dalam agenda pemerintahan AS berturut-turut, kecuali kesetiaan mutlak kepada Israel”.

Selanjutnya: Tepis tudingan AS, China: Genosida terhadap Uighur tidak pernah terjadi




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×