kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Pendapatan turun, Victoria's Secret bakal tutup 250 toko di kawasan Amerika Utara


Rabu, 27 Mei 2020 / 13:58 WIB
Pendapatan turun, Victoria's Secret bakal tutup 250 toko di kawasan Amerika Utara
ILUSTRASI. Pemeran busana Victoria's Secret

Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Victoria's Secret mengumumkan, bakal menutup 250 toko secara permanen di dua negara, yaitu Amerika Serikat (AS) dan Kanada pada tahun 2020. 

L Brands, yang merupakan induk usaha Victoria's Secret mengumumkan berita itu saat memberi komentar mengenai realisasi pendapatan kuartal pertama setelah pasar tutup. 

Asal tahu saja, saat ini, Victoria's Secret memiliki 849 toko di kawasan Amerika Utara. Sebagian besar toko di lokasi ini masih ditutup sejak Maret lalu setelah pandemi Covid-19 melanda AS. 

Berita penutupan toko ini datang beberapa minggu pasca L Brands mengonfirmasi gagalnya penjualan saham mayoritas kepada perusahaan ekuitas swasta, Sycamore Partners. 

Baca Juga: Macy's, Gap dan L Brands (Victoria Secret) jadi saham ritel terburuk 2019

Analis mengandalkan Sycamore untuk melakukan perubahan haluan di Victoria's Secret dan mengubah posisi merek di masa depan setelah beberapa tahun mengalami penurunan penjualan. 

Namun, Sycamore Partners mengajukan gugatan untuk mundur dari kesepakatan pada bulan April. Mereka menilai, tindakan Victoria's Secret yang menutup toko selama pandemi Covid-19, mengurangi inventaris baru, dan tidak membayar sewa di bulan April adalah pelanggaran terhadap perjanjian yang dibuat kedua belah pihak pada Februari. 

Usai melakukan pembelaan terhadap gugatan pelanggaran itu dan menganggap penghentian perjanjian tidak sah, Victoria's Secret mengonfirmasi mereka sudah mencapai kesepakatan bersama untuk mengakhiri perjanjian. 

Kedua perusahaan ini mengatakan akan bertahan dengan tujuannya, yaitu menjadikan merek Victoria's Secret yang terdiri dari Victoria's Secret Lingerie, Victoria's Secret Beauty, dan Pink sebagai perusahaan independen. (Gading Perkasa)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Victoria's Secret Berencana Tutup 250 Toko Secara Permanen".




TERBARU

[X]
×