kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pendapatan Unilever lesu


Jumat, 24 Oktober 2014 / 10:05 WIB
Pendapatan Unilever lesu
ILUSTRASI. Cek Lowongan Kerja Untuk Semua Jurusan, Segera Daftar Di Rekrutmenbersama.fhcibumn.id


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

LONDON. Ekonomi dunia yang masih lesu berimbas negatif terhadap kantong Unilever. Produsen consumer goods ini membukukan pertumbuhan penjualan terendah sepanjang lima tahun terakhir. Penjualan Unilever hanya tumbuh 2,1% sepanjang kuartal III tahun ini.

Pencapaian tersebut masih di bawah estimasi analis yang mematok pertumbuhan 3,9%. Pemicu utama stagnasi penjualan adalah menyusutnya penjualan di pasar China. Padahal, China adalah pasar terbesar bagi Unilever bagi penjualan produk personal care. 

Pos bisnis personal care hanya mampu tumbuh 3% pada kuartal III. Padahal, ini adalah segmen bisnis terbesar perusahaan yang berasal dari Inggris  ini. "Penjualan di China turun 20%. Pengaruhnya 0,8% terhadap pendapatan global," ujar Jean-Marc Huet, Direktur Keuangan Unilever seperti dikutip Bloomberg, Kamis (23/10). 

Penyusutan penjualan di pasar China tak mampu diimbangi dengan penjualan di pasar Eropa dan Amerika Serikat (AS) yang masih stagnan.
 




TERBARU

[X]
×