kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Penjualan E-Commerce di China Menurun


Rabu, 19 Juni 2024 / 19:31 WIB
Penjualan E-Commerce di China Menurun
ILUSTRASI. People walk past a JD Logistics (JDL) autonomous delivery vehicle displayed at the JD.com booth during the 2021 China International Fair for Trade in Services (CIFTIS) in Beijing, China Sep.4, 2021.


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Penjualan e-commerce dalam festival pertengahan tahun yang berlangsung di China turun untuk pertama kalinya tahun ini. Ini karena konsumen berhati-hati dalam berbelanja lantaran perekonomian melemah. 

Angka gross merchandise value (GMV) gabungan di seluruh platform online utama China, selama ajang belanja yang disebut 618, mencapai 742,8 miliar yuan, setara dengan Rp 1,68 kuadriliun. 

Baca Juga: Blibli Buktikan Tren Belanja Otomotif di E-Commerce,1.000 YamahaNMAX Terjual 40 Menit

Penyedia data ritel digital Syntun, seperti dikutip Reuters, menyebut, hasil tersebut 7% lebih rendah dibanding periode sama tahun lalu. Penjualan festival 618 mencapai puncaknya di 2023, dengan GMV hampir 800 miliar yuan. 

Tahun ini festival belanja gagal membangkitkan minat pembeli. Padahal, platform besar memperpanjang penawaran diskon hingga berminggu-minggu. 

Festival yang namanya diambil dari tanggal berdirinya JD.com pada 18 Juni merupakan acara festival terbesar kedua di China setelah Singles Day di November.
 




TERBARU

[X]
×