kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Peretas Rusia membidik warga AS


Rabu, 06 Agustus 2014 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Indomaret Periode 24-26 Februari 2023.


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

Washington. Tidak cuma di dunia politik, ketegangan politik antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia terjadi di dunia maya. Perusahaan keamanan AS, Hold Security LLC menyatakan, peretas Rusia telah mencuri 1,2 miliar data pribadi pengguna pribadi warga AS. Jumlah ini merupakan terbesar dalam sejarah.

Mengutip The New York Times, pencurian data itu menimpa 420.000 website, termasuk situs perusahaan raksasa yakni Fortune 500. Alex Holden, pendiri Hold Security LLC menyatakan, sindikat peretas Rusia itu beroperasi di Rusia bagian Tengah, dekat perbatasan Kazakhstan. 

JD Sherry, Vice President Trend Micro menilai, fenomena peretasan data warga AS bukan hal baru. “Ekonomi Eropa Timur mengandalkan harta karun berupa peretas  ahli yang memiliki miliaran informasi warga AS," ujar dia seperti dikutip Bloomberg, Rabu (6/8).

Ramalan lembaga intelejen Amerika Serikat (AS), Center for Strategic and International Studies (CSIS), mencatat, sebanyak 40 juta data warga AS dicuri oleh hacker selama periode setahun terakhir.
 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×