kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Peretas Rusia membidik warga AS


Rabu, 06 Agustus 2014 / 21:40 WIB
ILUSTRASI. Promo JSM Indomaret Periode 24-26 Februari 2023.


Sumber: Bloomberg | Editor: Dessy Rosalina

Washington. Tidak cuma di dunia politik, ketegangan politik antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia terjadi di dunia maya. Perusahaan keamanan AS, Hold Security LLC menyatakan, peretas Rusia telah mencuri 1,2 miliar data pribadi pengguna pribadi warga AS. Jumlah ini merupakan terbesar dalam sejarah.

Mengutip The New York Times, pencurian data itu menimpa 420.000 website, termasuk situs perusahaan raksasa yakni Fortune 500. Alex Holden, pendiri Hold Security LLC menyatakan, sindikat peretas Rusia itu beroperasi di Rusia bagian Tengah, dekat perbatasan Kazakhstan. 

JD Sherry, Vice President Trend Micro menilai, fenomena peretasan data warga AS bukan hal baru. “Ekonomi Eropa Timur mengandalkan harta karun berupa peretas  ahli yang memiliki miliaran informasi warga AS," ujar dia seperti dikutip Bloomberg, Rabu (6/8).

Ramalan lembaga intelejen Amerika Serikat (AS), Center for Strategic and International Studies (CSIS), mencatat, sebanyak 40 juta data warga AS dicuri oleh hacker selama periode setahun terakhir.
 




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×