CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.016,00   11,88   1.18%
  • EMAS971.000 -0,31%
  • RD.SAHAM -1.86%
  • RD.CAMPURAN -0.70%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Peringatan Biden ke Putin: Barat ambil tindakan yang kuat jika Rusia serang Ukraina


Rabu, 08 Desember 2021 / 12:20 WIB
Peringatan Biden ke Putin: Barat ambil tindakan yang kuat jika Rusia serang Ukraina
ILUSTRASI. Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dalam KTT AS-Rusia di Villa La Grange di Jenewa, Swiss, 16 Juni 2021. REUTERS/Kevin Lamarque.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden AS Joe Biden memperingatkan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan virtual dua jam yang tegang pada Selasa (7/12) tentang respons ekonomi Barat yang "kuat" jika Rusia melakukan serangan ke Ukraina.

"Presiden Biden menyuarakan keprihatinan mendalam Amerika Serikat dan sekutu Eropa kami tentang eskalasi pasukan Rusia di sekitar Ukraina," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan, Selasa (7/12), seperti dikutip Channel News Asia.

"AS dan sekutu kami akan merespons dengan tindakan ekonomi dan tindakan lain yang kuat jika terjadi eskalasi militer," tegas Gedung Putih.

Biden menekankan "dukungan AS untuk kedaulatan Ukraina dan integritas teritorial dan menyerukan de-eskalasi dan kembali ke diplomasi", Gedung Putih menambahkan.

Menurut Gedung Putih, Biden dan Putin sepakat, AS dan Rusia akan "menindaklanjuti" pertemuan puncak mereka, menggarisbawahi bahwa langkah Amerka Serikat selanjutnya adalah "koordinasi yang erat dengan sekutu dan mitra".

Baca Juga: Joe Biden dan Vladimir Putin lakukan pertemuan virtual, ini yang dibahas

Biden dan para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia menyatakan dukungan atas "integritas teritorial Ukraina", Gedung Putih mengungkapkan, setelah pertemuan puncak Biden dengan Putin secara virtual.

"Presiden Biden memberi pengarahan kepada para pemimpin tentang pertemuannya dengan Presiden Putin, di mana dia membahas konsekuensi serius dari aksi militer Rusia di Ukraina dan kebutuhan untuk mengurangi ketegangan dan kembali ke diplomasi," kata Gedung Putih.

"Para pemimpin menggarisbawahi dukungan mereka untuk kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina, serta kebutuhan Rusia untuk mengurangi ketegangan dan terlibat dalam diplomasi," ungkap Gedung Putih.

Hanya, Rusia membantah berencana untuk menyerang Ukraina. Tetapi, dengan gambar satelit yang menunjukkan konsentrasi pasukan besar-besaran di perbatasan Ukraina, kekhawatiran akan perang meningkat di Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×