kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

PM Najib: Sistem komunikasi MH370 dinonaktifkan


Sabtu, 15 Maret 2014 / 14:44 WIB
ILUSTRASI. 4 Cara Merawat Kulit Bibir Agar Sehat, Cobain Yuk!


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KUALA LUMPUR. Dalam konferensi persnya pada hari ini (14/3), Perdana Menteri Najib Razak mengatakan, ada keyakinan yang sangat tinggi bahwa sistem data komunikasi MH370 dinonaktifkan sebelum pesawat mencapai pantai timur Semenanjung Malaysia.

Namun, dia menekankan, hingga saat ini pihak otoritas Malaysia masih melakukan investigasi atas kemungkinan pembajakan dan apa yang menyebabkan pesawat pindah jalur.

"Berdasarkan informasi satelit terbaru, kami bisa mengatakan bahwa Aircraft Communications Adressing and Reporting System (ACARS) dimatikan sebelum pesawat mencapai pantai Timur Semenanjung Malaysia. Tak lama setelah itu, dekat perbatasan antara Malaysia dan menara kontrol udara Vietnam, transponder pesawat dimatikan," demikian ungkap Najib dalam koneferensi pers siang ini.

Dia juga bilang, pergerakan pesawat terbilang konsisten dengan dipandu oleh seseorang di dalam pesawat. saat ini, tim investigasi tengah memfokuskan investigasi mereka pada awak pesawat dan penumpang.

Dalam kesempatan itu, Najib mengatakan, pencarian pesawat di Laut China Selatan dihentikan dan pencarian pesawat saat ini sudah memasuki fase baru.

"Kami berharap informasi ini dapat memberikan kita petunjuk baru untuk menemukan pesawat tersebut," jelas Najib.

Najib juga memahami, bagaimana pihak keluarga penumpang MH370 sangat menginginkan kejelasan mengenai nasib kerabat mereka. Namun, saat ini, hanya informasi tersebut yang dapat diberikan.  (Strait Times)




TERBARU

[X]
×