kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Ponsel berbasis Google Android lebih mudah diserang hacker


Kamis, 21 April 2011 / 16:20 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberikan panduan tentang program senjata nuklir dalam foto tak bertanggal ini yang dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) di Pyongyang, Korea Utara, 3 September 2017.


Reporter: Dyah Megasari, Bloomberg |

LONDON. Kaspersky Lab menyatakan, ponsel-ponsel yang berbasis pada Google Inc.’s Android akhir-akhir ini telah menghadapi serangan software dengan intensitas tinggi. Aplikasi yang sarat dengan perangkat lunak berbahaya ini menyusup ke sistem operasi Google lebih cepat ketimbang yang menyerang ke komputer biasa.

Nikolay Grebennikov, kepala kantor teknologi Kaspersky mengatakan, perusahaannya telah mengidentifikasi 70 jenis malware pada bulan Maret. Meningkat pesat ketimbang malware yang ditemukan September 2010 yang hanya dua kategori.

"Tingkat pertumbuhan malware dalam Android sangat besar, ke depan ada pasti akan lebih besar," kata Grebennikov, Kamis (21/4). Menyikapi hal ini, Kaspersky akan menawarkan keamanan Android pada kuartal ketiga tahun ini.

Hacking ke dalam perangkat lunak ponsel-ponsel saat ini semakin canggih. Hal itu membuat Mountain View menghapus aplikasi berbahaya yang tersedia Market Android bulan lalu.

Juru bicara Google, Ollie Rickman menjamin, perusahaannya tak akan tinggal diam menghadapi serangan ini. "Kami menambahkan sejumlah langkah untuk mencegah aplikasi berbahaya yang tersedia di Market Android ," ujarnya.




TERBARU

[X]
×