kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Prancis mendakwa Peugeot dengan penipuan konsumen dalam penyelidikan emisi diesel


Kamis, 10 Juni 2021 / 06:42 WIB
ILUSTRASI. Peugeot didakwa lakukan penipuan konsumen oleh pemerintah Prancis


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - PARIS. Stellantis, pabrikan otomotif multinasional, mengatakan bahwa pengadilan Prancis telah mendakwa salah satu unit bisnisnya, Peugeot, dengan pasal penipuan konsumen dalam penyelidikan emisi diesel yang luas. 

Diketahui, dalam dakwan tersebut, pemerintah Prancis memerintahkan perusahaan untuk memberikan jaminan sekitar € 30 juta setara US$ 36 juta untuk pembayaran potensial.

Pengadilan Yudisial Paris juga telah memerintahkan Citroen dan FCA Italy, dua unit Stellantis lainnya, untuk hadir di pengadilan selama beberapa minggu mendatang sebagai bagian dari penyelidikan yang sama, kata manajemen Stellantis pada pernyataannya Rabu (9/6).

Investigasi terhadap Peugeot berfokus pada kendaraan diesel tua yang dijual di Prancis pada periode tahun 2009 dan 2015. Selain itu, penyelidikan yang lebih luas juga dilakukan otoritas Prancis pada 2017 atas dugaan kecurangan uji emisi oleh produsen kendaraan diesel tersebut.

Stellantis dalam sebuah pernyataan mengatakan Peugeot sedang menilai opsi pembelaannya dalam kasus ini.

Baca Juga: Ditampar orang tak dikenal, bagaimana reaksi Presiden Prancis?

"Perusahaan sangat yakin bahwa sistem kontrol emisi mereka memenuhi semua persyaratan yang berlaku pada waktu yang relevan dan terus melakukannya dan menantikan kesempatan untuk menunjukkannya," kata Stellantis, yang dibentuk awal tahun ini setelah merger antara Fiat Chrysler dan Grup PSA Prancis.

Beberapa produsen mobil Eropa telah berada di bawah pengawasan sejak skandal "dieselgate" Volkswagen yang meletus pada tahun 2015 atas kecurangan tes di Amerika Serikat.

Pengadilan Prancis pada hari Selasa (8/6) mendakwa pembuat mobil Renault dengan dugaan penipuan dan manipulasi uji beberapa kendaraan diesel yang lebih tua.

Berdasarkan laporan penyelidikan dari tahun 2019, Jaksa Prancis yang menyelidiki Renault dan Peugeot mengatakan, mereka telah menemukan bahwa beberapa mobil menghasilkan emisi nitrogen oksida (NOx) di jalan lebih dari 10 kali batas peraturan untuk beberapa model. 

Volkswagen mengakui pada tahun 2015 bahwa mereka telah mencurangi perangkat lunak mesin dengan "perangkat kekalahan" untuk menipu tes diesel AS. Ini menjadi skandal yang sejak itu merugikan grup lebih dari € 32 miliar dalam bentuk denda, reparasi dan biaya hukum dan bergema di seluruh industri otomotif Eropa.

Selanjutnya: Masuk ke bank digital, Warren Buffett gelontorkan investasi US$ 500 juta




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×