kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Proyek energi baru Afrika


Jumat, 22 Agustus 2014 / 10:32 WIB
ILUSTRASI. Resep Sambel Krecek Basah yang pedas gurih (Youtube/Rudy Simple TV)


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

LONDON. Negara-negara yang termasuk dalam kawasan sub sahara Afrika berniat untuk menambah proyek pembangkit energi baru dan terbarukan dalam 14 tahun mendatang. Berdasarkan riset perusahaan Bloomberg New Energy, kapasitas pembangkit yang akan dibangun mencapai 1,8 gigawatt (GW).

Pembangunan pembangkit setrum tersebut dibutuhkan karena permintaan untuk listrik makin tinggi. Selain itu juga biaya pembangkit listrik tenaga air lebih murah.

"Apa yang berbeda sekarang adalah luasnya kegiatan, angin, surya dan panas bumi  cukup menarik bunganya dan di beberapa negara berpotensi untuk tumbuh," ujar Victoria Cuming, analis Bloomberg New Energy Finance seperti dikutip Bloomberg.

Afrika Selatan, Kenya dan Ethiopia menyiapkan dana investasi US$ 5,9 miliar di tahun ini untuk membiayai proyek tersebut. Kenya akan menambah 1,4 GW. Sedangkan Etiopia akan menambah 570 megawatt (MW) pembangkit listrik panas bumi dan angin.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×