kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45938,93   0,00   -0.00%
  • EMAS932.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.50%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Putin mengakui militer Ukraina yang didukung NATO bisa mengancam Rusia


Jumat, 22 Oktober 2021 / 10:20 WIB
Putin mengakui militer Ukraina yang didukung NATO bisa mengancam Rusia
ILUSTRASI. Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui pengembangan militer Ukraina, yang didukung negara Barat, bisa mengancam Rusia.  Komentar ini keluar dua hari setelah Menteri Pertahanan AS menunjukkan dukungan kepada Ukraina yang ingin bergabung dengan NATO.

"Keanggotaan resmi Ukraina di NATO mungkin tidak akan terjadi, tetapi pengembangan militer di wilayah itu sudah berlangsung. Ini benar-benar merupakan ancaman bagi Rusia. Kami menyadari itu," ungkap Putin, seperti dikutip Reuters.

Putin menyoroti kunjungan menteri Lloyd Austin pada hari Selasa (19/10) ke Ukraina, di mana dia mengatakan telah secara efektif membuka jalan bagi Kyiv untuk bergabung dengan NATO.

Baca Juga: Situasi tegang, NATO dan AS tumpuk pasukan di perbatasan Rusia-Belarusia

Bukan merupakan rahasia bahwa AS adalah pendukung terkuat Ukraina sejak pencaplokan Krimea oleh Rusia pada tahun 2014 dan pecahnya perang pada tahun yang sama. Ukraina mengklaim perang tersebut menewaskan 14.000 dari pihaknya.

Putin cukup sering mengingatkan bahwa keanggotaan NATO untuk Ukraina akan menjadi peringatan untuk Rusia. Padahal, Rusia dan Ukraina memiliki hubungan yang sangat dekat sejak zaman kuno.

Minggu ini Rusia juga telah secara efektif memutuskan hubungan diplomatik dengan NATO, menyusul pengusiran 8 anggota misinya di sana karena dituduh sebagai mata-mata. 

Para menteri pertahanan NATO juga menyetujui rencana baru pada hari Kamis (21/10) untuk mempertahankan diri dari potensi serangan Rusia di berbagai bidang.

Baca Juga: Para menteri pertahanan NATO akan menyetujui rencana induk pertahanan hadapi Rusia




TERBARU
Kontan Academy
UU Kepailitan Tuntas Mendelegasikan Tugas

[X]
×