Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.380
  • EMAS665.000 -0,15%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Raja produsen obat-obatan ternama dari Negeri Gingseng (1)

Rabu, 12 Desember 2018 / 16:11 WIB

Raja produsen obat-obatan ternama dari Negeri Gingseng (1)
ILUSTRASI. FENOMENA - Lim Sung-ki

Lim Sung-Ki sangat terpesona oleh dunia farmasi sejak belia. Ketertarikan ini mengantarkannya menjadi salah satu pengusaha sukses di Korea Selatan. Lewat perusahaan bernama Hanmi Pharmaceutical Industry yang dia bangun sejak tahun 1973 silam, Lim berhasil mengumpulkan pundi-pundi kekayaan hingga US$ 2,8 miliar pada tahun ini. Lim menjadi orang paling kaya di Korea dengan berada di peringkat ke-10. Kini tentakel bisnisnya menggapai 51 negara di dunia.

TEKAD seseorang untuk menjadi sukses kerap bersumber dari mimpinya sendiri. Mimpi yang terus digenggam menjadi landasan dalam mengambil keputusan yang akan menentukan masa depan. Agaknya, itulah yang terjadi pada Lim Sung-Ki, pria kelahiran Gimpo, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan yang memantapkan diri menjadi pengusaha besar di bidang farmasi.

Lim sejak belia bermimpi untuk mengembangkan obat-obatan yang tepat untuk pasar global. Kini, impian itu tidak hanya menjadi kenyataan, tapi juga mengantarkannya masuk ke dalam daftar orang kaya di Korea Selatan.

Lewat bendera usaha Hanmi Phamaceutical Industry, Lim berhasil mengumpulkan kekayaan hingga mencapai US$ 2,8 miliar pada tahun ini. Pundi-pundi kekayaan sebanyak itu membawa Lim menjadi orang terkaya ke-10 di Korea Selatan dan orang paling tajir ke-629 di seluruh dunia versi Majalah Forbes 2018.

Hanmi Phamaceutical Industry merupakan salah satu perusahaan farmasi terbesar di negeri gingseng itu. Hanmi secara global membuat obat-obatan generik seperti Amosartan untuk obat hipertensi yang saat ini telah diekspor hingga ke 51 negara di seluruh dunia melalui Merck.

Anak usaha dari Hanmi Science Co., Ltd. ini menawarkan berbagai obat resep di bidang antidepresan, obesitas, epilepsi, perawatan mulut, pertumbuhan rambut, hingga skizofrenia, batuk, osteoporosis, kanker, sampai penyakit Parkinson.

Lim sangat paham betapa pentingnya riset dan pengembangan produk untuk obat-obatan dalam industri ini. Sehingga pada tahun 2014, Hanmi menginvestasikan lebih dari US$ 113,8 juta untuk kegiatan riset dan pengembangan.


Reporter: Nur Qolbi
Editor: Tri Adi
Video Pilihan

TERBARU
Mudik Smart 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.1927 || diagnostic_web = 1.9532

Close [X]
×