kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Raja Salman sasaran serangan teroris di Malaysia


Selasa, 07 Maret 2017 / 15:46 WIB
Raja Salman sasaran serangan teroris di Malaysia


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KUALA LUMPUR. Kepolisian Malaysia mengungkap telah berhasil menangkap tujuh militan pada akhir bulan lalu menjelang kedatangan kunjungan Raja Salman dari Arab Saudi. Ketujuh orang itu telah berencana untuk menyerang keluarga kerajaan Arab Saudi.

"Mereka tadinya berencana menyerang keluarga kerajaan Arab sepanjang kunjungannya ke Kuala Lumpur. Kami menangkap mereka tepat waktu," kata Inspektur Jenderal Polisi Khalid Abu Bakar kepada wartawan seperti dikutip Reuters.

Asal tahu saja, Raja Salman mengunjungi Malaysia pada 26 Februari sebagai bagian tur selama sebulan ke Asia. Dua dari ketujuh orang itu berencana melancarkan serangan skala besar dengan menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi memuat banyak bahan peledak.

Minggu pekan lalu, Malaysia mengumumkan telah menangkap seorang warga Malaysia dan enam orang asing yang terdiri dari seorang WNI, empat orang Yaman dan seorang Asia Timur, antara 21 dan 26 Februari karena disangka berkaitan dengan kelompok-kelompok militan, termasuk ISIS.

Dalam beberapa tahun terakhir ini Malaysia telah menangkap ratusan orang karena diduga ada kaitannya dengan kelompok-kelompok militan.

Malaysia dalam keadaan waspada tingkat tinggi sejak pembom bunuh diri dan orang-orang bersenjata yang berkaitan dengan ISIS menyerang Jakarta pada Januari 2016.

Sebuah serangan granat ke sebuah bar di pinggir kota Kuala Lumpur Juni tahun silam telah melukai delapan orang. ISIS kemudian menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu.

Raja Salman saat itu berada di Kuala Lumpur bersama delegasi yang terdiri dari 600 orang sebelum meninggalkan Malaysia menuju Indonesia.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×