kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45786,44   -4,02   -0.51%
  • EMAS1.008.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.26%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Rantai pasok Huawei diserang, chairman: Kami akan perkuat


Rabu, 23 September 2020 / 11:13 WIB
Rantai pasok Huawei diserang, chairman: Kami akan perkuat
ILUSTRASI. Logo Huawei


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SHANGHAI. Chairman Huawei Guo Ping mengatakan Huawei Technologies akan melakukan apa saja untuk memperkuat rantai pasokannya yang telah diserang.

Mengutip Reuters, Rabu (23/9), Guo berbicara di acara tahunan Huawei Connect di Shanghai yang berfokus pada teknologi informasi dan komunikasi.

Dia tidak merinci tentang serangan yang dimaksud.

Huawei telah menghadapi tekanan dari Amerika Serikat, yang bulan lalu semakin memperketat pembatasan untuk mencegah akses Huawei ke chip yang tersedia secara komersial.

Pada Agustus, Richard Yu, CEO unit bisnis konsumen Huawei mengatakan bahwa mulai 15 September perusahaan akan berhenti memproduksi chip paling canggih di bawah lini Kirin miliknya.

Baca Juga: Beijing- Canberra memanas, Huawei bakal lakukan lebih banyak PHK di Australia

Itu adalah chip yang memberi daya pada ponsel kelas atas Huawei. Kekhawatiran bahwa divisi telepon perusahaan akan bangkrut telah membuat konsumen terburu-buru membeli handset perusahaan. 

Vendor mengatakan bahwa harga telah melonjak hingga 500 yuan (US$ 73,69) untuk beberapa perangkat sebagai tanggapan atas permintaan yang tinggi.

Perusahaan telah menimbun chip dari berbagai vendor sebelum penerapan pembatasan. Analis memperkirakan pasokan chip Kirin yang ada akan habis tahun depan.

Namun, pembatasan AS memungkinkan perusahaan untuk mengajukan lisensi dari otoritas AS untuk terus memasok Huawei. Beberapa bisnis telah mencoba memanfaatkan kebijakan tersebut.

Intel mengatakan telah menerima lisensi untuk memasok produk tertentu ke Huawei. China Semiconductor Manufacturing International Corp, yang menggunakan mesin asal AS untuk memproduksi chip untuk Huawei, juga mengatakan telah mengajukan izin.

Huawei meluncurkan awal bulan ini Harmony OS baru, sistem operasi yang diharapkan dapat digunakan sebagai pengganti Android karena Google telah dilarang memberikan pembaruan kepada perusahaan.

Menurut perusahaan itu, sistem operasi ini akan diluncurkan pertama kali pada perangkat internet-of-things dan kemudian pada smartphone menjelang akhir tahun.

Selanjutnya: Balas AS, China keluarkan daftar perusahaan asing yang bahayakan keamanan Tiongkok

 




TERBARU

[X]
×