kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Repsol menolak Argentina


Jumat, 28 Juni 2013 / 07:30 WIB
ILUSTRASI. Cara Membuat Akun dan Daftar Kartu Prakerja Gelombang 23


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

MADRID. Perusahaan minyak terbesar Spanyol, Repsol SA, menolak dana US$ 5 miliar milik Pemerintah Argentina. Dana tersebut merupakan kompensasi yang disodorkan Pemerintah Argentina untuk menasionalisasi atau mengambilalih YPF, anak usaha Repsol di Argentina.

Manajemen Repsol SA dalam pernyataan resminya, mengatakan nilai yang diajukan Pemerintah Argentina jauh di bawah besaran yang diharapkan. Proposal bisnis Argentina tersebut terkait tuduhan, Repsol menguras minyak YPF hingga habis. Sebelumnya, Argentina juga melarang Repsol melakukan impor hasil minyak YPF. Kekesalan Pemerintah Argentina berawal dari aksi Repsol yang enggan membenamkan investasi di negara tersebut. Pada Mei 2012, Argentina telah mengambil 51% saham YPF.

Manajemen YPF menyanggah bahwa pihaknya menolak usulan Argentina. "Itu tidak benar. Tapi kami memang sedang negoisasi dengan Repsol dan Argentina," ujar manajemen YPF, mengutip Associated Press (27/6).




TERBARU

[X]
×