kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Repsol menolak Argentina


Jumat, 28 Juni 2013 / 07:30 WIB
ILUSTRASI. Cara Membuat Akun dan Daftar Kartu Prakerja Gelombang 23


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

MADRID. Perusahaan minyak terbesar Spanyol, Repsol SA, menolak dana US$ 5 miliar milik Pemerintah Argentina. Dana tersebut merupakan kompensasi yang disodorkan Pemerintah Argentina untuk menasionalisasi atau mengambilalih YPF, anak usaha Repsol di Argentina.

Manajemen Repsol SA dalam pernyataan resminya, mengatakan nilai yang diajukan Pemerintah Argentina jauh di bawah besaran yang diharapkan. Proposal bisnis Argentina tersebut terkait tuduhan, Repsol menguras minyak YPF hingga habis. Sebelumnya, Argentina juga melarang Repsol melakukan impor hasil minyak YPF. Kekesalan Pemerintah Argentina berawal dari aksi Repsol yang enggan membenamkan investasi di negara tersebut. Pada Mei 2012, Argentina telah mengambil 51% saham YPF.

Manajemen YPF menyanggah bahwa pihaknya menolak usulan Argentina. "Itu tidak benar. Tapi kami memang sedang negoisasi dengan Repsol dan Argentina," ujar manajemen YPF, mengutip Associated Press (27/6).




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×