kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

Riset terbaru: Virus corona varian Inggris lebih mematikan hingga 100%!


Sabtu, 13 Maret 2021 / 06:16 WIB


Sumber: Al Jazeera | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - LONDON. Dalam riset terbaru, para peneliti menemukan, varian Covid-19 sangat menular yang pertama kali ditemukan di Inggris lebih mematikan antara 30% hingga 100%.

Al Jazeera melaporkan, dalam sebuah penelitian yang membandingkan tingkat kematian di antara orang-orang di Inggris yang terinfeksi dengan varian yang dikenal sebagai B.1.1.7 dengan mereka yang terinfeksi jenis lain, para ilmuwan mengatakan jenis baru tersebut memiliki tingkat kematian yang secara signifikan lebih tinggi.

Diterbitkan di British Medical Journal pada hari Rabu (11/3/2021), studi di Inggris mengungkapkan infeksi dengan apa yang umumnya dikenal sebagai "varian Inggris" menyebabkan 227 kematian dalam sampel dari 54.906 pasien Covid-19, dibandingkan dengan 141 di antara jumlah pasien yang sama yang terinfeksi varian lainnya.

"Ditambah dengan kemampuannya untuk menyebar dengan cepat, ini membuat B.1.1.7 menjadi ancaman yang harus ditanggapi dengan serius," kata Robert Challen, peneliti di Exeter University yang ikut memimpin penelitian seperti yang dikutip dari Al Jazeera.

Baca Juga: Kemenkes belum temukan kasus corona B.1.1.7 di DKI hingga 12 Maret 2021

B.1.1.7 pertama kali terdeteksi di wilayah Inggris Kent pada September 2020 dan sejak itu menjadi strain dominan di Inggris.

Varian ini kemudian menyebar ke luar dengan cepat, dan lebih dari 100 negara lain telah melaporkan kasus sejak saat itu.

Varian ini memiliki 23 mutasi dalam kode genetiknya - jumlah perubahan yang relatif tinggi - dan beberapa di antaranya membuatnya jauh lebih mampu menyebar.

Baca Juga: Jubir vaksin Kemenkes sebut 6 pasien corona B117 telah sembuh

Ilmuwan Inggris mengatakan varian Inggris ini sekitar 40%-70% lebih mudah ditularkan daripada virus corona gelombang pertama.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×