kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.708   -75,00   -0,42%
  • IDX 6.647   51,32   0,78%
  • KOMPAS100 868   9,38   1,09%
  • LQ45 659   6,64   1,02%
  • ISSI 231   1,96   0,85%
  • IDX30 369   3,52   0,96%
  • IDXHIDIV20 455   4,72   1,05%
  • IDX80 99   1,11   1,13%
  • IDXV30 126   1,93   1,56%
  • IDXQ30 118   1,33   1,14%

Ronaldo dan Roberto Carlos Ambil Alih Inter de Limeira, Investasi Rp1,35 Triliun


Kamis, 03 September 2026 / 10:11 WIB
Ronaldo dan Roberto Carlos Ambil Alih Inter de Limeira, Investasi Rp1,35 Triliun
ILUSTRASI. Bendera Brasil (KONTAN/Fenie Chintya)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Dua legenda sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario dan Roberto Carlos, semakin dekat dengan babak baru di dunia sepak bola sebagai investor.

Keduanya bergabung dalam kelompok bisnis yang mengambil alih mayoritas saham klub Brasil, Inter de Limeira.

Inter de Limeira, klub yang saat ini berkompetisi di kasta ketiga sepak bola Brasil, telah menyetujui penjualan 80% saham Sociedade Anonima de Futebol (SAF) kepada kelompok investor yang melibatkan Ronaldo dan Roberto Carlos.

Mengutip laporan Diario AS, keputusan tersebut disahkan melalui pemungutan suara dengan hasil sangat meyakinkan, yakni 53 suara setuju berbanding satu suara menolak. Sementara itu, 20% saham lainnya tetap berada di bawah kendali klub.

Setelah persetujuan tersebut, proses berikutnya adalah penandatanganan kontrak dan penyelesaian berbagai prosedur formal untuk mengubah Inter de Limeira menjadi SAF yang sepenuhnya terstruktur.

Baca Juga: Tencent Music Terbitkan Obligasi Dolar, Ini Rencana Penggunaan Dananya

Ronaldo dan Roberto Carlos Siapkan Investasi Besar

Proyek tersebut dipimpin pengusaha Enrico Ambrogini. Kepada Globo Esporte, Ambrogini menggambarkan rencana tersebut sebagai proyek raksasa yang berbeda dari model SAF yang selama ini berkembang di Brasil.

Menurut Diario AS, kelompok investor tersebut berencana menggelontorkan investasi hingga €76 juta atau sekitar Rp1,35 triliun dalam periode 10 tahun.

Nilai tersebut masih dapat berubah bergantung pada perkembangan klub dan pencapaian target yang telah ditetapkan.

Adapun rencana bisnis menjamin investasi minimum sebesar €31 juta atau sekitar Rp549,3 miliar dalam 15 tahun.

Pada periode 2026-2027, investor akan terlebih dahulu mengucurkan €3,3 juta atau sekitar Rp58,5 miliar. Dana tersebut digunakan untuk melakukan restrukturisasi klub sekaligus melunasi utang yang masih dimiliki Inter de Limeira.

Selain Ronaldo dan Roberto Carlos, kelompok investor ini juga melibatkan Pangeran Arab Saudi Abdullah bin Saad bin Abdulaziz Al Saud.

Roberto Carlos sebelumnya juga mengungkapkan bahwa terdapat mitra lain dalam proyek tersebut yang berasal dari Afrika.

"Ronaldo, Roberto Carlos, dan semua yang terlibat sangat antusias. Mereka melihat ini sebagai tantangan besar dan ingin menghadirkan manajemen yang kuat," ujar Ambrogini.

Baca Juga: AC Milan Raih Penjualan Pemain Terbanyak DI Italia 2026, Unggul Jauh Dari Juventus

Inter de Limeira Ingin Naik ke Serie A

Presiden klub Danilo Maluf menegaskan bahwa target jangka panjang mereka adalah membawa Inter de Limeira kembali ke Serie A, kasta tertinggi sepak bola Brasil.

Menurut Maluf, perubahan menjadi SAF akan menjadi titik penting untuk mengembangkan klub secara lebih profesional.

"Ini merupakan tonggak penting karena menjadi model manajemen baru. Kami ingin memprofesionalkan seluruh departemen sepak bola dan menghadirkan Inter de Limeira yang baru," ujar Maluf.

Inter de Limeira saat ini masih berstatus sebagai klub kasta ketiga. Jalan menuju Serie A tentu sangat panjang, tetapi manajemen melihat investasi baru sebagai kesempatan untuk meningkatkan daya saing.

Kondisi Keuangan Jadi Masalah

Pendapatan Inter de Limeira saat ini bahkan disebut belum cukup untuk menutup biaya operasional di Serie C, apalagi jika klub berhasil naik ke Serie B.

Dengan kondisi pendapatan yang menurun dan nilai hak siar yang ada saat ini, manajemen kesulitan melihat prospek jangka panjang tanpa perubahan besar.

"Pendapatan kami saat ini tidak menutupi biaya Serie C, apalagi Serie B," ujar Maluf.

Karena itu, masuknya Ronaldo, Roberto Carlos, dan para investor lainnya dianggap datang pada waktu yang tepat.

Klub berharap model baru tersebut dapat mengubah pengelolaan secara keseluruhan, mulai dari struktur organisasi hingga departemen sepak bola.

Baca Juga: Belanja Klub Premier League Pecahkan Rekor, Tembus Rp 82 Triliun




TERBARU

[X]
×